Dewi Dewi: Lagu Religi Bikin Terharu
Jumat, 5/9/2008
KOMPAS ENTERTAINMENT/OKKEGANIA
Dewi Dewi

JAKARTA, JUMAT - Konser Ramadhan, yang digelar pada Kamis (4/9) malam di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Jakarta Selatan, membawa suasana berbeda bagi kedua personel Dewi Dewi, Shinta Dewi (Tata) dan Purie Andriani (Purie).

Selama ini hanya menyanyikan lagu-lagu "biasa" dan kali ini membawakan lagu Kuldesak, pencetak hit Dokter Cinta ini jadi merasa terharu. Lagu lama milik grup Dewa 19 tersebut bernuansa religi. "Baru pertama kali ikut konser bulan Ramadhan. Sangat terharu menyanyikan lagu rohani itu," kata Tata sehabis tampil.

Dengan penampilan mereka yang ditayangkan di layar kaca SCTV tersebut, Tata dan Purie berharap bisa memberi warna lain bagi lagu-lagu religi Tanah Air.  "Dengan adanya kami, semoga ada warna beda dari segi aransemen. Kami memang belum punya lagu religi. Jadi, untuk sekarang ini kami ikut dengan yang sudah ada dulu saja," tutur Purie dalam kesempatan yang sama.

Sebagai pemeluk Islam, Tata dan Purie berkeinginan untuk memiliki album religi juga. "Kalau ada kesempatan, mengapa enggak? Karena, sebenarnya, kami lebih suka pakai baju tertutup seperti ini (ketika membawakan lagu religi) kalau manggung ," ungkap Tata. (C-03)

Share on Facebook  
Nilai 5 AAA
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

knapa kmu ga bikin album religi aja kan jd tambah banyak pengemarnya nanti ....... jd lebih bnyk yang suka

Posted by: haka | Jumat, 5 September 2008 | 16:19 WIB

Posting Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
POLLING
Ancaman perceraian lagi-lagi harus dijalani penyanyi Dewi Sandra. Setelah bercerai dengan suaminya terdahulu, aktor dan penyanyi Surya Saputra, kini ia justru terancam ditalak suami keduanya, Glenn Fredly. Tudingan adanya pihak ketiga pun menyeruak. Benarkah kabar tersebut? Bagaimana menurut Anda?