Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Buku Kocak Milik Naif
Sabtu, 16 Februari 2008 | 06:46 WIB
|
Share:
Mahdi Muhammad
Naif

JAKARTA, SABTU--Band Naif terkenal dengan aksi kocaknya setiap kali manggung. Sesekali pula, lirik lagunya bikin tersenyum. Tak puas sampai di situ, para personelnya membuat banyolan dalam sebuah buku yang diberi judul Kenapa Kuda Lumping Makan Beling?

Judul buku perdana Naif itu merupakan salah satu dari 62 daftar pertanyaan yang diajukan kepada para personelnya. Pengagas penerbitan buku itu adalah Penerbit Bukuné, dan Rizal Khadafi menjadi reporter yang melontarkan pertanyaan-pertanyaan aneh dan nyeleneh, bahkan tak penting untuk ditanyakan.

Jawaban Naif yang beranggotakan David (vokal), Jarwo (gitar), Emil (bas), dan Pepeng (drum) pun tidak dituntut serius apalagi ilmiah. Jawaban ngaco pun diizinkan.

Coba simak jawaban personel Naif dalam buku itu ketika ditanya "kenapa kuda lumping makan beling?" David menjawab, "Kedengarannya enak, berirama. Bisa juga sih, kuda lumping makan emping. Tapi siapa yang mau nonton, kalau cuma makan emping."

Lain halnya dengan Jarwo yang mengatakan, "Kalau makannya pizza, namanya kuda tajir." Sedangkan Emil (bas) menulis 'Kuda lumping makan kambing guling namanya kuda lumping baru pulang kondangan'. Cuma Pepeng yang agak serius menjawabnya. Dia bilang, "Udah jelas diciptakan banyak makanan untuk dimasak kok malah makan beling?"

Keempat personel Naif tak pernah menyangka bisa membuat buku. David mengaku tidak suka membaca. "Kesan buat gue, nyari jawabannya kadang bikin bengong sampai pagi, pas nulis, ketawa-ketawa sendiri," ujar David dalam acara peluncuran buku Kenapa Kuda Lumping Makan Beling? di Planet Hollywood, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (13/2). Cowok kelahiran Solo 29 Agustus 1976 ini sampai membeli laptop untuk menulis jawabannya, lantaran selama ini belum punya komputer.

Sementara itu, Emil mengungkapkan, dia cukup "tertekan" dalam pembuatan buku itu. "Rasanya seperti dikejar-kejar setan, karena ditelepon setiap hari. Rizal akhirnya datang, memaksa gue ngetik langsung jawabannya. Underpressure banget," ucap Emil.

"Yang paling sulit pas ada peraturan, jawabannya minimal 500 karakter. Pertanyaannya sih ada sejak sebulan lalu, tapi kita jawabnya SKS (sistem kebut semalam)," kata Pepeng menimpali. Menurutnya, buku itu akan membuat para penggemar Naif semakin memahami karakter masing-masing personel. Karena, buku itu menampilkan sosok Naif di luar musik.

Kata Rizal, Pepeng sering ngedumel. "Makin lama, pertanyaannya makin enggak masuk akal. Tapi ternyata, ada pertanyaan yang menjebak, soal jari," ungkap Pepeng.

Apa ada pertanyaan lain yang belum ada di buku ini tapi harus ada? "Setiap orang pasti pengin bertanya hal ini, kok elo (David) bisa ganteng banget sih? Tiap hari, gue nanya terus sama diri gue sendiri," ucap David disambut riuh tawa teman-temannya. (yus)

Sumber :
WARKOT