


NEW YORK, SABTU--Aktris dan aktivis kemanusiaan Angelina Jolie mengatakan pada hari Kamis bahwa penambahan tentara Amerika ke Irak membuka kesempatan bagi program kemanusiaan meningkatkan bantuannya untuk para pengungsi di Irak.
Dalam tulisannya yang dimuat Washington Post dengan judul A Reason to Stay in Iraq, Jolie secara detil mengulas keadaan para pengungsi dan mengatakan kondisi mereka tak bertambah baik sejak dirinya mengunjungi negara tersebut akhir Agustus tahun lalu untuk mendorong beberapa negara memberikan bantuan.
Jolie yang menjadi duta besar PBB sejak 2001, berada di Baghdad awal bulan ini untuk memgatasi problem pengungsi di sana. Di Irak ia pun sempat bicara dengan Jenderal David Petraeus, komandan militer Amerika di Irak, dan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, demikian diungkap kedutaan Amerika di Irak.
"Petraeus berkata padaku bahwa dia akan membantu upaya baru untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Irak dengan sekuat tenaga, dan saya berharap kemajuan benar-benar bisa terwujud," tulis Jolie.
Jolie mengatakan, dirinya menekan para pejabat Irak agar saling bergandengan tangan untuk menolong sekitar 2 juta rakyat Irak untuk kembali ke rumah mereka setelah melarikan diri dari tempat tinggal mereka akibat kerusuhan.
"Ini sungguh sulit dilaksanakan sebelum Irak siap untuk menampung lebih dari 4 juta pengungsi dan orang yang telantar."
Jolie yang bekerja untuk kepentingan Komisi Tinggi Pengungsi PBB mendesak kandidat presiden AS dan pimpinan kongres menambah anggaran untuk membantu masyarakat Irak yang telantar.
"Ketika saya bertanya kepada para tentara Amerika jika mereka dimungkinkan pulang segera ke rumah, mereka bilang bahwa mereka memang rindu kepada rumah tetapi mereka juga prihatin dengan Irak," tulis Jolie. "Mereka kehilangan banyak teman dan ingin ambil bagian dalam program kemanusiaan."

