


JAKARTA, JUMAT -- Perseteruan antara Tamara Bleszynski dan Teuku Rafly setelah perceraian, ternyata tak sebatas hanya pada masalah perebutan anak semata wayang mereka, Rassya. Keduanya dikabarkan mulai saling berebut harta gono-gini, terutama rumah yang pernah mereka tempati bersama-sama di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Kabar beredar, rumah yang pernah mereka tinggali di kawasan Kemang itu, telah dijual. Namun pembagian uangnya dirasakan tak adil sebab Tamara disebvut-sebut mendapat bagian yang lebih besar ketimbang Rafly.
Namun kuasa hukum Rafly, Muslih SH, saat dihubungi Jumat (11/4) malam, meluruskan kabar itu. "Setahu saya tak ada rumah yang dijual di Kemang. Kalau pun ada yang dijual itu rumah orang tua Tamara yang terletak di Jalan Salihara, Pejaten, Pasar Minggu," terangnya.
Menurut informasi yang diterimanya, rumah orangtua Tamara itu terjual dengan harga Rp 2,6 Milyar. "Rumah itu memang bukan rumah gono-gini, tapi keduanya sempat merenovasi rumah tersebut. Jadi rasanya bisa dikategorikan sebagai harta gono-goni," ujarnya.
Meski begitu, lanjut Muslih, Rafly sendiri enggan mempermasalahkan hal tersebut. "Jadi kalau ada kabar mereka telah menjual rumah di Kemang saya tekankan itu tidak benar. Kalau pun dijual Tamara harus sepengetahuan Rafly," tegasnya.
Sementara itu, Tamara saat ini lebih sering berada di Malaysia terkait kontraknya dengan sebuah rumah produksi negeri Jiran untuk penggarapan film Cicak Man 2.

