


JAKARTA, SELASA - Penyanyi pop Yuni Shara mengakui bahwa menjadi seorang janda bukanlah status yang menyenangkan. Banyak pihak yang masih menganggap sinis status tersebut. Namun Yuni bertekad untuk tetap menjalaninya dengan kepala tegak.
"Memang nggak enak ya jadi janda. Banyak orang berpikiran nggak baik. Tapi apapun itu harus tetap dilajalani. Saya tak mau berpikir ke belakang. Hidup harus berjalan. Motivasi saya ke depan adalah anak-anak, apapun status saya itu," ujar Yuni Shara, yang juga kakak kandung bintang pop Krisdayanti itu, kepada pers di kediamannya. kawasan Kemang Dalam, Jakarta Selatan, menanggapi putusan sidang yang baru dijalaninya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (17/6).
Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Hari Sasangka, ketua majelis hakim PN Jaksel, yang memimpin sidang gugatan cerai Yuni Shara akhirnya mengabulkan gugatan cerai terhadap suaminya Henry Siahaan.
Bagi Yuni, status janda yang harus disandangnya kali ini adalah untuk kali keduanya, setelah pernikahan sebelumnya dengan Raymond Manthey kandas di jalan. "Saya menikah pada usia 21 tahun. Pernikahan saya hanya bertahan 6 bulan. Tapi itu bagian dari masa lalu saya. Buat saya hidup ini tak perlu dipermasalahkan. Saya justru berterima kasih dengan semua masalah yang saya hadapi," katanya.
Sebelumnya, yakni menjelang sidang putusan yang digelar Selasa (17/6) siang, Yuni sempat mengaku dirinya benar-benar gugup menghadapi putusan sidang cerai untuk kali kedua.
"Hari ini, sebelum sidang, saya nervous banget. Saya belum tahu apa yang harus saya perbuat setelah diputuskan harus hidup tanpa suami. Saya harus ke luar rumah dan merawat anak-anak. Banyak hal yang saya pikirkan," katanya. (EKO HENDRAWAN SOFYAN)

