

JAKARTA, JUMAT - Tak perlu menunggu hingga memiliki sederet lagu untuk membuat sebuah album religi dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Tak perlu pula lagu-lagu itu dijual dalam format CD atau kaset. Marvells, contohnya, memilih cara lain.
Marvells--Yana (vokal), Idea (gitar), Gugi (gitar), Donny (bas), dan Icom (drum)--mengeluarkan tiga lagu religi Islami, yaitu Seperti Kapas (ciptaan Icom dan Idea), Jangan Tinggalkan Daku (Idea), dan Di Mana Akhir Ceritaku (Yana). Lagu pertama, yang dijadikan single, memuat pesan untuk tidak menjadi terombang-ambing ke sana ke mari di tengah angin kencang kehidupan zaman sekarang. Lagu kedua melukiskan kesadaran akan ketidakberdayaan manusia tanpa Tuhan. Lagu ketiga berkisah mengenai pemohonan ampun atas dosa dan taubat kepada Tuhan.
Ketiga lagu tersebut dirilis oleh SMM Records untuk band pop-rock dari Bandung itu bukan dalam format CD atau kaset. Lagu-lagu tersebut diperdengarkan lewat radio-radio, bisa diunduh secara gratis dalam format MP3 di www.smmrecords.com dan www.myspace.com/marvells, serta dijual sebagai RBT (ring back tone) oleh semua operator.
"Kami mendapat saran dari Mas Koko (Hari Santoso, bos Deteksi Production-Red) waktu kami ikut Soundrenaline 2008," cerita Idea kepada Kompas Entertainment. "Kami mengerjakan lagu-lagu itu kira-kira sebulan di Bandung," sambungnya. "Ini merupakan cara Marvells beribadah. Jadi, bukan sekadar ikut-ikutan trend," kata Yana dalam e-mail yang diterima oleh Kompas Entertainment dari pihak Marvells.
Kata Yana lagi, lagu-lagu itu dirilis menjelang bulan Ramadhan karena pas dengan suasana bulan itu. Tapi, tekannya, lagu-lagu tersebut sebetulnya bisa dinikmati kapanpun. (ATI)

