Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Shakira Lobi Pemimpin Amerika Latin
Jumat, 31 Oktober 2008 | 09:34 WIB
|
Share:
GETTYIMAGES/CARLOS ALVAREZ
Shakira saat beraksi di atas pentas

SAN SALVADOR, JUMAT - Jejak vokalis U2, Bono dan aktris sekelas Oscar, Angelina Jolie yang mencurahkan perhatiannya kepada masalah ketidakadilan terhadap negara-negara miskin, ternyata juga diikuti bintang pop Latin, Shakira. 

Nah, jika Bono dan Jolie memilih pusat perhatiannya di kawasan Afrika, Shakira justru memberi dukungannya untuk tanah kelahirannya. Belum lama ini, ia mengutarakan niatnya untuk melobi para pemimpin di Amerika Latin untuk mendorong pentingnya masalah pendidikan dan kesehatan anak-anak di kawasan tersebut.

Shakira dijadwalkan akan menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pidato pada Kamis di pertemuan puncak pemimpin Ibero-Amerika di El Salvador, termasuk presiden Brazil dan presiden negara asalnya, Kolombia. 

Dampak kemerosotan ekonomi global mau tak mau akan menyeret negara-negara miskin pada kondisi yang kian buruk. Shakira mengaku telah merasakan pengalaman getir itu semua. "Saya tumbuh besar di dunia berkembang dan telah menyaksikan sedikitnya peluang bagi anak-anak untuk memperoleh pangan," ujarnya. 
 
Dikatakan Shakira, Di Amerika Latin, setidaknya 35 juta anak hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka hidup dalam lingkaran keterbatasan pendidikan dan kesehatan. 

"Di negara seperti negara saya, bila seorang anak dilahirkan dalam keadaan miskin, orang akan mati dalam kondisi menyedihkan. Tapi saya yakin melalui pendidikan anda dapat mengubah kehidupan, anda dapat mengakhiri siklus kemiskinan ini." ujar peraih Grammy, yang memulai kegiatan amalnya di Kolombia pada tahun 1997, melalui Yayasan Pies Descalzos (Kaki Telanjang).
 
Shakira juga ikut meluncurkan Yayasan ALAS (Aksi Solidaritas Amerika Latin), yang berada di balik prakarsa baru itu, dan telah mendekati PM Inggris Gordon Brown dan Kongres AS mengenai perlunya memberikan perhatian lebih bagi  pendidikan anak-anak di negara-negara miskin. "Hati saya tercurah pada kampanye ini sejak lama. Sejak saya masih 18 tahun," kata penyanyi yang kini berusia 31 tahun ini. (AP/Contactmusic/EH)