


LONDON, SELASA - Paul McCartney ingin menyajikan sebuah pertunjukan di China. meskipun sebelum ini ia pernah mengumumkan akan melancarkan boikot terhadap negara tersebut karena pelanggaran hak binatang.
Pemusik vegetarian mengumumkan pada 2005 ia tak akan pernah mengadakan sebuah konser di negara Asia itu setelah ia menonton video yang memperlihatkan di Guangzhou anjing dan kucing dibunuh demi bulu mereka diambil. Namun, sekarang, mantan personel The Beatles ini menyebut China sebagai salah satu negara impiannya untuk menggelar pertunjukan.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara radio, McCartney mengulang lagi apa yang sudah dikatakannya tentang minatnya kini. "Saya belum pernah main di China. Saya tertarik untuk melihat seperti apa negara itu. Ada banyak tempat di mana saya belum pernah manggung. Tapi, saya pikir, China akan menjadi jawabnya," jawabnya.
September 2008, McCartney telah menyuguhkan sebuah konser perdamaian di Tel Aviv, Israel, empat dekade sesudah The Beatles dilarang tampil oleh Pemerintah Israel dengan alasan takut grup tersebut menggerogoti moral kaum muda setempat. (femalefirst.co.uk/ATI)

