Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Dhani: Saya Bukan Orang yang Pantas Dipenjara
Jumat, 21 November 2008 | 17:20 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/OKKEGANIA

JAKARTA, JUMAT - Sebelum Maia Estianty melaporkan Ahmad Dhani  ke polisi atas tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), anggota grup vokal Duo Maia ini pernah mengajak mantan suaminya itu duduk bersama untuk berdialog. Namun, ajakan itu ditampik Dhani.

"Pada waktu itu pihak mereka ingin berdialog, saya enggak mau, karena mereka ingin memenjarakan saya.  Soalnya, tangan kanan salaman,  tapi tangan kiri bawa pisau. Itu kan konyol dan aneh. Jadi, saya enggak mau berdialog," ujarnya saat ditemui di studionya di Jl Pinang Emas  III, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Jumat (21/11) sore.

Masih menurut pengakuan Dhani, ia pernah meminta Maia untuk mencabut laporan KDRT tersebut. Namun, mantan istrinya itu menampiknya. Tapi, Dhani kini merasa puas  Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) dengan No. Pol : S.TAP/608/XI/2008/Dit Reskrimum bisa dijadikan bahan baru untuk banding atas keputusan cerai Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

"Saya senang, atas keluarnya SP3 itu. Hal  positif buat saya dan bisa dijadikan  bahan baru untuk banding gugatan perceraian. Saya bukanlah suami yang ringan tangan dan bukan orang yang pantas dipenjara dan enggak mau dibilang cerai karena KDRT," tegas Dhani. (Fian/YUG)