


JAKARTA, SENIN - Pengalaman berhaji lima tahun lalu, begitu berkesan di hati pelawak yang juga dai, Akrie "Patrio". Ia pun berharap suatu saat kelak, bisa kembali. "Siapa yang tak ingin kembali lagi menjadi tamu Allah SWT," kata Akrie kepada Kompas.com, belum lama ini.
Namun begitu, Akrie tak mau 'kemaruk'. Toh, menurutnya, kewajiban untuk menjalankan ibadah haji itu cukup sekali. Untuk saat ini, ia memilih untuk 'mengalah' demi memberikan kesempatan kepada yang lain. "Siapa yang tak ingin pergi haji lagi, tapi kan banyak juga saudara-saudara kita yang sama sekali belum mendapatkan kesempatan untuk itu, karena keterbatasan kuota," katanya.
Menurut Akrie, tingginya umat Islam Indonesia untuk bisa menunaikan ibadah haji, setiap tahun memang tergolong tinggi. Namun, lagi-lagi jumlah kuota yang dibatasi membuat banyak calon jemaah haji tak kesampaian menunaikannya. Bahkan sampai harus menunggu jatah satu hingga dua tahun ke depan. "Jadi ridho lillahita'ala, aja lah. Dipanggil lagi atau tidak menjadi tamu Allah, itu urusan Allah," ucapnya.
Tahun 2003, Akrie menunaikan ibadah hajinya yang pertama. Tak henti-hentinya ia bersyukur telah diberi kesempatan untuk bisa menjalankan ibadah, yang wajib dijalankan bagi seorang muslim yang mampu. "Alhamdulillah. Buat ana itu pengalaman spiritual yang luar biasa," ucapnya.
Akrie mengibaratkan, ibadah haji adalah sebuah perjalanan pulang. "Ibadah haji itu panggilan sebagai tamu Allah. Menemui orang yang punya rumah. Sejauh-jauhnya kita pergi pasti akan pulang. Kita sudah pergi dan harus siap untuk kembali pulang. Harus punya bekal untuk dibawa pulang," paparnya. "Kalau di sini pengadilan bisa dibohongi, tapi pengadilan Allah tidak bisa dibohongi."
Disinggung soal pengalaman spiritual apa yang dialaminya saat berhaji dulu, Akrie menjawab begini: "Bagi ana, berhaji itu niatnya harus karena Allah. Kalau ditanya apa pengalamannya, biarlah ana dan Allah yang tahu. Ana takut nanti malah jadi kesannya ria," ujar pemeran ustadz Feri dalam sinetron Para Pencari Tuhan itu," kata Akrie. (EH)

