

JAKARTA, SENIN - Ireng Maulana, pendiri dan direktur utama JakJazz, kembali ke masa lalu. Dalam kolaborasi spesial yang menampilkan 10 artis jazz Tanah Air di malam terakhir JakJazz 2008, Minggu (30/1), untuk merayakan 10 tahun hajatan festival jazz internasional di Indonesia tersebut, ia membuka kisah lama saat pertama kali JakJazz akan dibuka pada 1988.
Ireng mengenang perjuangannya menunggu kedatangan Gubernur DKI Jakarta ketika itu, Wiyogo Admodarminto. "Saya lebih baik membatalkan acara ini jika beliau tidak datang. Ini untuk membuktikan kesungguhan kami menyelenggarakan JakJazz. Sekarang semua jauh lebih baik dari di tahun-tahun sebelumnya," ungkap Ireng di atas panggung Dji Sam Soe Concert Hall, JakJazz 2008, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (30/11) malam.
Lagu The Nearness of You, yang pernah dibawakannya dalam JakJazz 2008, kembali dinyanyikannya malam itu untuk mengenang perjuangannya, kendati ia sedikit salah melantunkan liriknya. Mulai dari Idang Rasjidi, Benny Likumahua, Rudy Surbekti, Didiek SSS, Yance Manusama, Margie Segers, Sam Panuwun, Syaharani hingga Tompi tampil bersama Ireng memainkan multigenerational homegrown ensemble mereka.
Sebelum Margie menyanyikan Fever, Idang dan Benny adu mulut lewat kemampuan scat singing mereka. Pertarungan belum berakhir. Ketika Benny kembali bergelut dengan trombonnya, Tompi maju. Mulut keduanya lincah mengeluarkan nada-nada unik dan sengit. Tepuk tangan penonton membahana.
Sebuah lagu persahabatan, You've Got a Friend, dipilih oleh Syaharani. Maka ikut bernyanyilah ratusan penonton yang hadir di Dji Sam Soe Concert Hall. Dengan demikian, kolaborasi terjadi tak hanya antarartis jazz tersebut, tapi juga antara mereka dengan para penonton. Penutupan JakJazz 2008 jadi milik semua. (IFA)

