


JAKARTA, MINGGU — Video klip Cokelat bertajuk "Pinjam Hatimu" dicekal oleh salah satu stasiun televisi swasta karena dianggap mempertontonkan banci. Dalam video klip itu, para personel Cokelat yang laki-laki menjadi perempuan, sementara Kikan, sang vokalis, menjadi laki-laki.
"Menurut gue, itu hanya sebatas kreativitas. Tapi, sayang, pemahaman orang berbeda. Lagipula mereka kan bukan banci beneran. Anak-anak Cokelat hanya berperan sebagai banci dalam video klip itu," kata Arif Rachman, Manajer Cokelat, ketika dihubungi Kompas Entertainment melalui nomor telepon genggamnya, Minggu (4/1).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada reaksi dari para personel Cokelat soal pencekalan video klip "Pinjam Hatimu" ini. (YUG)

