


JAKARTA, RABU — Setelah bermain sebagai pemilik toko kelontong dalam film Laskar Pelangi, Robby Tumewu ingin bisa ikut bermain dalam lanjutan film itu, Sang Pemimpi.
”Bermain dalam film itu banyak sekali yang aku pelajari. Riri Riza sebagai sutradara memberi pengarahan sampai detail walaupun pemain tetap diberi kebebasan untuk menginterpretasi tokoh yang dimainkan,” kata Robby.
Hal ini berbeda dengan dunia sinetron yang juga digeluti Robby. Sinetron, menurut lelaki kelahiran Bandung, 4 Desember 1953, ini, sangat dikendalikan rating sehingga karakter tokoh bisa berubah di tengah jalan.
”Aku pernah dapat peran ayah yang bijaksana. Saat sampai pada bagian aku meninggalkan istri dan anak, tiba-tiba rating-nya tinggi. Langsung karakterku diubah jadi seperti sosok yang akan selingkuh tetapi enggak,” papar Robby yang Selasa (20/1) sore baru kembali dari pengambilan gambar untuk sinetron.
Meski sibuk bermain sinetron, mimpi lama Robby sebagai perancang busana, yaitu membuat pakaian yang diproduksi massal, tidak padam. ”Rencana kerja sama dengan industri garmen besar sementara ini tertunda karena resesi global walaupun saat ini merupakan kesempatan yang baik untuk membangun merek nasional,” katanya. (NMP)

