Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Oow, Dewi Perssik Ancam Bunuh Mantan Pegawainya?
Selasa, 17 Maret 2009 | 10:38 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/ADITYA OKTAVIRMANA

JAKARTA, KOMPAS ENTERTAINMENT -- Pedangdut Dewi Perssik kembali dihadapkan pada permasalahan baru. Ia diancam akan dilaporkan oleh mantan pegawainya, Andi Harahap alias Anjie, terkait ancaman teror dan intimidasi yang dilayangkan Dewi melalui sms.  

Sebagai upaya menempuh jalur hukum, Anjie telah menunjuk Farhat Abbas, S.H., sebagai kuasa hukumnya. "Saya memang sudah ditunjuk Anjie untuk melaporkan hal tersebut. Dalam waktu dekat akan segera kami laporkan. kami juga akan memohon perlindungan untuk klien kami terkait ancaman tersebut," ujar Farhat ditemui di kediamannya, di Jalan Kemang Timur, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/3) malam. 

Dikatakan Farhat, pihaknya akan melaporkan pedangdut berjuluk Goyang Gergaji itu dengan tiga pasal berlapis, yakni  pasal 310, 311 dan 335 KUHP. "Kalau pun ada upaya Dewi melakukan pembunuhan akan diancam hukuman mati atau seumur hidup," ujar Farhat.
 
Farhat sempat memperlihatkan sejumlah pesan bernada ancaman dan intimidasi yang dilayangkan melalui nomor ponsel Dewi Perssik dan orang-orang di sekitarnya. Salah satu smsnya berbunyi: "Hati-hati Lu akan gue bunuh, apabila keluar berita-berita tentang Dewi Perssik."
 
Ancaman yang dilontarkan Dewi kepada mantan pegawainya itu, diyakini lantaran Anjie akan bersaksi untuk Asep Komarudin, mantan manajer keuangannya, yang kini tengah berperkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut). Pada sidang pekan ini, Anjie dijadwalkan akan bersaksi untuk Asep. 
 
"Terkait dengan ancaman dan teror itu, kami juga akan  meminta kapolri atas perlindungan Andy beserta keluarga," kata Farhat. 
 
Sementara Anjie, mengaku terteror dengan ancaman yang kerap dilayangkan mantan bosnya itu. "Terornya tak hanya dari nomor pribadi DP, tapi juga nomor orang lain yang tak diketahui identitasnya. Kalau Aldi sih dia tak ikut campur," katanya saat disinggung soal keterkaitan Aldi.   

Sejak beberapa pekan lalu, Anjie mengaku sms  ini makin sering diterimanya, menyusul rencana dirinya menjadi saksi dalam persidangan, yang digelar Kamis (19/3) pekan ini.   
Anjie mengaku ia tak mengetahui motivasi Dewi atas ancaman tersebut. Namun yang pasti, menurutnya, ada kekhawatiran dari Dewi apabila rahasia pribadinya bakal terkuak jika Anjie "bernyanyi" di persidangan.
 
"Kalau enggak ada hal yang rahasia, enggak mungkin dia meneror seperti ini," katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dewi dengan santai menanggapi ancaman pelaporan tersebut. Bahkan, ia bertekad mengajukan Anjie atas laporan dugaan pencurian yang diduga dilakukan Anjie. "Enggak apa-apa, ini negara hukum kok," kata Dewi berapi-api. (FIAN/EH)