Jumat, 29 Agustus 2014
CSI: NY Episode 5, Paling Ekstrem
Rabu, 15 April 2009 | 21:30 WIB
|
Share:
axn

SINGAPURA, KOMPAS.com – Kabar gembira bagi penggemar serial detektif CSI: NY (Crime Scene Investigation- New York Season). Dalam episode ke-5 mendatang, yang akan diputar secara premier pada 21 April, banyak kejutan muncul dari para pemain.

Dalam edisi pertama episode ke-5 nanti, penonton setia harus bersiap menahan napas dan melanjutkan rasa penasaran mereka terhadap cerita-cerita unik dan rumit CSI, apalagi kisah perseteruan antara detektif Mac Taylor (Gary Sinise) dan pria yang menyanderanya akan dibeberkan dalam edisi pertama CSI: NY episode 5 ini.

Segala sesuatunya berubah menjadi problema pribadi saat Mac menguak kasus pembunuhan yang mengarah pada kemungkinan terlibatnya salah satu anggota kerabat tim CSI. Bukan hanya Mac yang terjebak bahaya dalam edisi ini, rekan wanitanya dalam satu tim, Stella Bonasera (Melina Kanakaredes), juga harus rela terseret dalam misteri yang memengaruhi kehidupan pribadinya.

Tema serial detektif  sepanjang episode terbaru ini adalah penuh dengan trik untuk ”menguak semuanya tentang Anda” karena karakter-karakter pemainnya menghadapi keputusan yang sulit dalam hidup mereka.

Bagi Dr Sheldon Hawkes, persoalan ini bagaikan sebuah pengkhianatan, pisau tajam yang dihunjamkan ke punggungnya. Sementara bari Adam Ross, semua pemecahan kasus ini sudah menjadi takdir dalam karirnya.

Siapkan diri Anda mengetahui kasus-kasus yang lebih rumit dan sulit terpecahkan, seperti penyebaran virus-virus mematikan, pembunuhan dari atas gedung setinggi 30 ribu kaki, perampokan dengan peledakan, dan lenyapnya tempat kejadian perkara.

Pastinya para pahlawan dalam tim CSI: NY bakal amat sangat sibuk memecahkan kasus mereka. Dalam edisi ke delapan, investigasi akan dibeber habis untuk memburu pelaku  dan menguak motif pembunuhan dua korban bernama Mac Taylor, sama dengan nama sang detektif, yang tewas secara bersamaan dalam kurun dua pekan.

Sedangkan Mac Taylor sang detektif, bersama 15 anggota timnya, harus menemukan motif pembunuhan itu sebelum dia menggebrak dengan penyelesaian kasus-kasus lain. Apakah tim CSI: NY bisa memecahkan kasus rumit itu dan langkah apa saja yang akan mereka lakukan untuk mendukung penyelidikan?

Serial ini akan tetap menjadi favorit para penggemar yang haus akan cerita-cerita kriminal apik yang sukar ditebak, penuh dengan aksi menegangkan, dan akan terus membuat penasaran. Jangan lupa untuk terus menyaksikan serial-serial CSI: NY di televisi AXN setiap hari Selasa pukul 21.00 WIB.

Tentang Pemain

Mac, tokoh utama dalam CSI: NY yang diperankan Gary Sinise, adalah detektif tingkat pertama yang mengepalai Laboratorium Kejahatan New York City dan melakukan penyelidikan berdasarkan teori fisika quantum Veneziano, yakni segala sesuatu memiliki hubungan.

Mac, yang asli Chicago, pernah menjadi tentara Angkatan Laut dan kemudian pindah ke New York karena keberanian dan prestasinya dalam karier kemiliteran. Dia kemudian bergabung ke NYPD dan mendirikan unit penyelidikan tempat kejadian perkara.

Sedangkan detektif Stella Bonasera, yang diperankan oleh Melina Kanakaredes) adalah detektif level kedua berdarah Yunani, Italia, dan New York. Sifatnya blak-blakkan kerap membuatnya sering terlibat adu argumentasi dengan rekan satu tim. Namun demikian, Stella adalah sosok wanita independen, pemberani, dan berkarakter tegas.

Rekan-rekan satu tim Mac termasuk Danny Messer (Carmine Giovinazzo), Dr Sheldon Hawkes (Hill Harper), Don Flack (Eddie Cahill), Lindsay Monroe (Anna Belknap), dan Dr. Sid Hammerback (Robert Joy).

Sinise adalah pemenang Oscar untuk perannya dalam film Forrest Gump. Dia juga masuk nominasi Academy Award dan Screen Actors Guild dalam film yang sama.

Sempat juga mendapat penghargaan aktor pendukung terbaik dari  National Board of Review dan Commander Award dari the Disabled American Veterans, Sinise juga membintangi film-film layar lebar seperti Apollo 13, Ranson, Snake Eyes, The Forgotten, dan The Human Stain.