JAKARTA, KOMPAS.com - Membayar tagihan kartu kredit tepat waktu, bagi Cholil Mahmud, vokalis sekaligus gitaris band Efek Rumah Kaca (ERK), sudah menjadi kewajiban sebagai nasabah.Alasannya, ia tak mau kena denda, yang bikin utangnya ke bank malah menggunung.
Usai manggung di acara Kompas.comMusic Corner,yang digelar di London School of Public Relations Jakarta, Kamis (24/4), Cholil bercerita soal pengalamannya selama menggunakan kartu kredit sejak 2002. ”Saya itu bukan tipe pengutang. Jadi, kalau lagi tidak ada uang saja baru pakai kartu,” kata Cholil. ”Saya tidak pernah reseh. Jadi, kalau ada tagihan, langsung bayar. Ya, paling kalau lupa sehari atau dua hari lah,” lanjutnya.
Cholil mengimbuhkan, fasilitas eazy pay sangat membantunya dalam mengontrol penggunaan kartu kredit. ”Bisa dicicil. Jadi, kalau dari awal sudah diniatin kalau nanti tagihannya sudah bisa dicicil dari awal,” ucapnya.
Dengan kebiasaannya tersebut, hasilnya Cholil belum pernah mengalami over limit setelah tujuh tahun menggunakan kartu kredit, ”Kalau tagihannya satu juta, ya bayar satu juta tepat waktu. Jadi, kalau kita tertib-tertib saja maka banknya juga tertib,” ucapnya lagi.
Bebas dari surat teguran bank, belum tentu bebas dari puluhan salesman atau saleswoman yang kerap menghubungi Cholil melalui ponselnya. Mulai dari asuransi, pinjaman lunak, hingga cicilan barang satu per satu ditawarkan seiring dering telepon. ”Cuma, masalahnya, sekarang itu tinggal kerahasiaan informasi. Misalnya, ada orang dari mana tiba-tiba bisa menelepon kita. Enggak tahu dia tahu dari mana nomor saya, tapi kemungkinan besar sih ya dari bank,” ujar ketus Cholil, yang mengaku hampir seminggu sekali diganggu petugas sales kartu kredit .
”Alasannya, minta waktu 10 menit lah, produk ini-itu lah. Pokoknya, saya bilang enggak. Saya enggak ada waktu dan ini sangat mengganggu saya kalau lagi kerja. Pokoknya, yang after sales-nya itu yang agak menggangu. Kalau kita minat sih pasti kita akan hubungi bank yang bersangkutan dan kita pun enggak perlu sesering itu ditawarin,” ujarnya.(C7-09)