
JAKARTA, KOMPAS.com — Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC) akhirnya mencabut kesediaannya untuk mendampingi Manohara Odelia Pinot, model yang diduga diculik oleh putra mahkota Kerajaan Kelantan, Malaysia.
Keputusan tersebut diambil Ratna, pimpinan RSCC, lantaran pihaknya menilai tidak ada keseriusan dari ibu Manohara, Deasy Fajarina, dalam proses penyelidikan kasus tersebut. "RSCC mulai sejak saat ini, Senin (25/5), mencabut kesediaannya menangani kasus ini," ujar Ratna Sarumpaet kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin.
RSCC kecewa, Deasy tidak memenuhi hampir seluruh komitmen yang telah dibuat bersama. Menurut Ratna, Deasy tidak menunjukkan kesungguhannya dalam mendukung upaya hukum yang sedang ditempuh RSCC.
"Dan yang sangat mengganggu, tidak ada upaya atau kesungguhan Deasy mendukung semua upaya hukum yang ditempuh. Dua kali dipanggil Mabes Polri untuk gelar perkara dan pembuatan berita acara, tidak dipenuhi," ujarnya.
Selain itu, Deasy juga tidak memenuhi janjinya untuk menyerahkan barang bukti dengan alasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Terkadang, kata Ratna, Deasy beralasan sedang sakit. Namun, dia justru melihat Deasy sedang tampil di televisi.
Ratna menyayangkan sikap Deasy tersebut. Sebab, ini berkaitan dengan nasib seorang anak perempuan di negeri orang. "Kalau kejadian ini memang terjadi kan kasihan anaknya (Manohara)," ucap Ratna. (BOB)
