Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Akhir yang Tragis dari Kwai Chang Caine
Jumat, 5 Juni 2009 | 00:19 WIB
|
Share:

BANGKOK, KOMPAS.com — Sebuah kematian yang tragis. Itulah yang  dipilih David Carradine (72), pemeran tokoh Kwai Chang Caine dalam serial Kung Fu, yang tenar di tahun 1970-an. Carradine ditemukan tewas tergantung di sebuah hotel di Bangkok, Kamis (4/6).

Meski belum dipaparkan secara gamblang penyebab kematiannya, tetapi kabar tersebut begitu menghentak publik. Tak terkecuali orang-orang terdekatnya.

Manajer Carradine, Chuck Binder, kepada Fox News mengatakan, kematiannya sangat mengagetkan dan menyedihkan. "Kehidupannya sangat lengkap dan ia tak pernah berhenti untuk berkarya. Dia orang yang hebat...."

Carradine, pria yang lahir di Hollywood, 8 Desember 1936, itu meninggalkan dengan menyisakan sebuah kisah pilu. Belum diketahui motivasi yang mengiringnya pada kematian yang tragis itu. Pihak polisi masih melakukan investigasi terkait hal tersebut.

Semasa hidupnya, Carradine telah lima kali menikah. Di akhir hidup, ia menghabiskan waktunya dengan Annie Bierman, yang dinikahinya pada 26 Desember 2004. Istri pertamanya adalah penari dan aktris Donna Lee Becht, yang bercerai pada Desember 1960. Ia kemudian menikah  dengan Linda Gilbert, Gail Jensen (aktris, manajer, produser, dan pencipta lagu) dan  Coco d'Este, yang lebih dikenal dengan nama Marina Anderson.

Keterlibatannya di dunia akting  tak lepas dari pengaruh orangtuanya, aktor John Carradine. Langkahnya di dunia akting diawali ketika ia didaulat menjadi seorang Raja Inca dalam pertunjukan panggung Broadway berjudul The Royal Hunt of the Sun, pada tahun 1965, di usia  29 tahun.

Karena perannya itu, ia diganjar penghargaan Theatre World Award sebagai sosok yang sangat menjanjikan. 

Namanya kemudian melejit setelah tampil membintangi tokoh Kwai Chang Caine, imigran China yang memilih hidup di Amerika pada abad 19, dalam serial televisi Kung Fu, yang tayang antara tahun 1972  hingga 1975. Dalam serial tersebut, Caine digambarkan sebagai master beladiri Shaolin, yang memberikan pemahaman dan filosofi mengenai beladiri dari wilayah timur. 
 
Karena perannya itu, sejumlah penghargaan pernah diraihnya, termasuk dinobatkan sebagai nominasi untuk aktor pendukung terbaik di ajang Golden Globe. 

Setelah namanya tak terdengar selama dua dekade, Carradine kembali memupus kerinduan penggemarnya setelah diajak sutradara Quentin Tarantino untuk tampil dalam filmnya Kill Bill, bersama aktris Uma Thurman. Kepada media, Tarantino mengakui bahwa ia adalah penggemar berat Carradine. 

Hingga akhir hayatnya, Carradine tak bisa lepas dari dunia yang telah membesarkan namanya. Keberadaannya di Bangkok, tak lain dalam rangka merampungkan sebuah film yang dibintanginya. Namun sayang, Carradine memilih sebuah kematian yang tragis. (berbagai sumber/EH)