


JAKARTA, KOMPAS. com -- Kisruh rumah tangga Dewi Sandra dan Glenn Fredly sudah diambang perceraian. Beberapa kali, Dewi mencoba menjalin komunikasi dengan Glenn, namun kerap gagal. "Komunikasi masih saya usahakan walaupun dia (Glenn) saya telepon enggak diangkat-angkat. Apapun yang dijalani dengan pasangan saya, itu hak masing-masing," ujarnya saat ditemui di Bugs Cafe, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (7/6) kemarin.
Dewi pun mengaku pasrah dengan apapun keputusan yang akan terjadi. Dua kali menghadapi persoalan rumah tangga, membuat Dewi cukup santai menghadapinya.
"Saya merasa masalah bisa dijadikan indah kalau kita jalani dengan enjoy dan santai. Saya enggak mau mungkiri (masalah) ini tetap kepikiran juga dan harus dijalani. Jadi saya bawa santai saja," ujar Dewi permasalahan yang sedang dihadapinya itu, diakui Dewi, menggiringnya pada perasaan yang campur aduk. "Sedih, hancur, semua saya sudah lewati. Kalau trauma pasti ada, rasa takut enggak stabil apalagi saya sudah dua kali gagal. Itu perjalanan hidup saya dan harus saya lewati," sambungnya.
Diakui Dewi, jika kelak memang ia harus kembali menyandang status janda, ia akan terima dengan lapak dada. "Saya enggak mau memerdulikan status, tapi saya mau jiwa saya tenang. Saya belajar dari semua yang pernah saya lewati. Saya bisa ambil hikmahnya dari semua ini. Tidak ada wanita yang siap untuk menyandang status seperti itu," ungkap Dewi.
Dewi pun lebih pasrah kepada yang kuasa dalam menghadapi keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nanti. "Enggak pakai persiapan. Saya berserah diri kepada Tuhan bukan pada manusia. Apapun yang terjadi saya ikhlas. Akhirnya saya dituntut menjadi wanita yang seperti ini karena masa lalu saya," kata Dewi yang membantah dirinya hendak ke Perancis untuk menenangkan diri.
(C9-09)
