


JAKARTA, KOMPAS.com -- Untuk pertama kalinya, sejak 15 tahun lalu mengawali karier di dunia akting, bintang iklan, presenter, dan sinetron, Maudy Koesnaedi akhirnya bisa mencicipi akting untuk film layar lebar.
Pemeran Zaenab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu pun tak henti-henti bersyukur. "Akhirnya. Saya merasa ini sebuah berkah," kata Maudy, ditemui di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Rabu (10/6).
Medio tahun lalu, tawaran itu datang kepadanya. Maudy diminta main memerankan tokoh Wahyuni, seorang janda beranak satu, dalam film Garuda Di Dadaku garapan sutradara Ifa Isfansyah.
Tak banyak cing-cong, istri Erik Meijer itu langsung menyambutnya dengan penuh suka cita. Apalagi, katanya, sudah 2,5 tahun ia rehat dari dunia akting. "Selama 2,5 tahun cuti akhirnya dapat tawaran. Ini serasa diangkat dari lembah hitam. Saya bisa kembali menikmati akting di depan kamera," ujar Maudy.
Hal yang juga tak kalah dinikmatinya adalah suasana akting, yang beberapa tahun belakangan ditinggalinya. "Semua kerinduan saya akhirnya terobati. Saya bisa kembali ikut proses casting, reading, kumpul dengan para kru, terus ngobrol dengan sutradara," sambungnya.
Diakui Maudy, di hari pertama shooting, rasa deg-degan sempat menyergapnya. Namun, pengalaman terlibat shooting Si Doel Anak Sekolahan, langsung melenyapkan rasa gugupnya. "Awal-awalnya memang deg-degan. Setelah itu biasa kembali. Malah rasanya, membuat saya jadi ingin kembali terus berakting," ujar Maudy yang belum lama ini menjadi produser untuk sebuah pertunjukan drama musikal Cinta Dasima. (EH)
