


JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi lagu-lagu Nuansa Bening dan Status Palsu, Vidi Aldiano, tak mau kecewa lagi untuk menggunakan hak pilihnya. Pasalnya pada Pemilu Legislatif, yang sudah dilaksanakan, ia tidak terdaftar sebagai pemilih tetap.
"Sebelum ini, pas Pemilu Legislatif, gue enggak terdaftar dan rasanya rugi banget. Makanya, karena ini pertama kali bisa memilih, gue sudah pastikan nama gue sudah terdaftar," ungkap Vidi ketika ditemui di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (12/6) malam.
Vidi mengaku melakukan riset untuk lebih mengenal kandidat yang akan dipilihnya. "Gue baru tahun ini milih presiden dan gue excited banget. Karena itu, gue sempat bikin research. Jadi, sudah kebayang lah siapa yang akan gue pilih," jelas Vidi.
Berdasar hasil riset kecil-kecilan yang dilakukan oleh Vidi, ia menilai bahwa calon presiden (capres) yang akan dipilihnya nanti cukup ideal bagi Vidi, meskipun belum tentu yang terbaik bagi bangsa ini. "Sudah ada pilihan, tapi gue enggak yakin pilihan itu adalah yang terbaik buat bangsa Indonesia. Tapi, gue yakin dia akan bertanggungjawab terhadap tugas yang diemban," akunya.
Saat ditanya mengenai identitas capres yang akan dipilihnya, Vidi enggan menyebut nama. Namun, tuturnya, ia tidak akan memilih capres yang otoriter atau, sebaliknya, terlalu lemah lembut. "Otoriter sih enggak, yang lemah lembut juga enggak. Tapi, gue lebih memilih yang tegas dan punya prinsip dan bertanggungjawab dalam janji-janji, karena dalam kampanye banyak janji palsu," tegas Vidi.
Baginya, capres dari kalangan apapun tak masalah untuk dipilih. "Tapi, asal jangan sampai seperti zaman Orde Baru. Indonesia juga semakin maju dan gue yakin dari ketiga calon ini pemikirannya bagus-bagus," sambung Vidi. "Gue berharap dari sisi pendidikan dan tata kota bisa lebih ditingkatkan dan segala bidang harus maju," imbuhnya. (C7-09)

