

NASSAU, KOMPAS.com - Polisi di Kepulauan Bahama memeriksa paparazzi, Matt Sanchez dari Splash News & Picture Agency dan Carlos Mendez, yang telah menjadi korban perampokan beberapa jam saja sesudah keduanya memotret tanpa izin bintang pop Inggris Robbie Williams.
Sanchez dan Mendez datang ke Staniel Cay, Exuma, di Kepulauan Bahama, untuk mengambil gambar Williams secara diam-diam. Williams ketika itu sedang berleha-leha di pantai eksklusif tersebut. Ketahuan oleh para pengawal pribadi Williams, kedua fotografer tersebut pun terlibat perang mulut dengan mereka.
Beberapa jam kemudian, Mendez dan Sanchez melapor ke polisi, empat pria bersenjata mendobrak masuk ke kamar yang disewa oleh kedua fotografer itu dan menggondol kamera-kamera plus peralatan lain yang bernilai total 20.000 dollar AS.
Superintenden Ellsworth Moss, yang mengepalai unit detektif Royal Bahamas Police Force, Rabu (24/6) menerangkan, pihaknya telah menanyai Williams mengenai perampokan yang terjadi pada Minggu pagi sekali (21/6) itu.
Moss menekankan bahwa Williams tak dicurigai sebagai pihak yang terlibat dalam perampokan tersebut. "Menurut kami, ia (Williams) bukan orang yang terlibat dalam perampokan itu. Tapi, kejadian itu dipicu oleh apa yang, menurut laporan, telah terjadi dengan pihaknya di pantai," ujar
Moss.
Sementara itu, Asisten Komisaris Polisi Raymond Gibson menerangkan bahwa dua lelaki telah ditahan sehubungan dengan perampokan tersebut.
AP, yang menelepon pihak Williams di London (Inggris), belum mendapat jawaban. (AP/ATI)

