Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Gugun Gondrong Sudah Siapkan Nama untuk Si Jabang Bayi
Kamis, 2 Juli 2009 | 15:54 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kondisi kesehatan Gugun Gondrong, hari ke hari terus memperlihatkan perkembangan yang positif. Bahkan, dikatakan istrinya, Anna Marissa, Gugun sudah sangat tak sabar untuk menanti kelahiran anak pertama mereka, yang berdasarkan hasil USG berjenis kelamin laki-laki.  

"Mas Gugun sempat aku tanya, 'nanti kalau lahir mau dikasih nama siapa?' Dia sempat kasih nama Bambang, Richard, Robert, sampai Andhika. Senang banget Mas Gugun sudah bisa merespon sejauh itu," cerita Anna saat dihubungi Kompas.com melalui ponselnya, di kediamannya di kawasan Mampang, Jakarta, Kamis (2/7) siang.

Anna, yang usia kandungnya memasuki enam bulan, mengaku senang dengan perkembangan kesehatan suaminya itu. Guna merangsang kembali daya ingatnya, ia mengaku tak bosan-bosan mengajak ngobrol Gugun, terlebih soal kehamilannya itu.

Maklumlah, setelah didiagnosa terdapat gumpalan cairan di batang otaknya hingga harus menjalani operasi besar di Singapura akhir tahun lalu, Gugun  masih sering mengalami short memory lose. Gugun, terang Anna, sering  lupa kalau dirinya tengah mengandung anak pertamanya.

"Masa kandungan Anna kan sudah masuk enam bulan, Mas Gugun sih enggak pernah nanya, tapi setiap saat Anna yang suka ingetin Mas Gugun," ujar Anna. "Begitu diingetin, dia responnya tersenyum dan malah senang banget," tambahnya.

Namun, tak melulu Anna mengingatkan kehamilannya itu, sesekali Gugun justru mulai ingat sedikit-sedikit meski akhirnya tetap salah menghitung usia kandungan Anna. "Pernah sih Anna tanya, 'Mas inget enggak aku lagi hamil?' Dia bilang 'ingat sih.' Terus, aku tanya lagi, 'emang aku hamil berapa bulan?' Dia bilang, 'tiga bulan,'" kenang Anna sedikit tertawa. "Enggak sayang, aku sudah mau enam bulan," jelas Anna dengan sabar menjelaskan kepada Gugun.

Di awal-awal mengandung, tak hanya Anna yang harus mengalami masa ngidam. "Dari 1-3 bulan hamil Anna enggak nafsu makan, bawaannya muntah-muntah. Mas Gugun juga ikutan muntah-muntah dan enggak nafsu makan," ujar Anna. "Anna bilang ayang --sapaan sayang Gugun-- kok ga mau makan sih, dia bilang lagi enggak nafsu," sambungnya.

Kondisi tersebut, kata Anna, kadang membuatnya kewalahan. "Lucu juga yah, pas saya mulai mual-mual, Mas Gugun diam-diam juga malah ikutan mual," cerita Anna tertawa kecil. "Tapi begitu masuk kandungan empat bulan kita berdua tuh yang langsung nafsu makan dan naik sampai enam kilo," ujar Anna  menutup perbincangan. (C7-09)