JAKARTA, KOMPAS.com -- Menjadi single parent untuk dua anaknya, Shira Allegra Sampurna dan Kei Sampurna, memang bukan impian Kikan "Cokelat". Tapi setelah bercerai dengan Yuke, basis grup band Dewa 19 pada 19 Desember 2007 lalu, status itu mau tak mau harus dijalaninya.
Diakui pemilik nama asli Namara Surtikanti itu, awalnya ia merasa beban dengan statusnya tersebut. Namun, setelah berproses hampir dua tahun, Kikan pun mengaku sudah mulai terbiasa dengan statusnya itu.
"Awalnya memang terasa beban, tapi saya pikir semua harus dinikmatin. Dan, untungnya, saya punya keluarga dan teman band yang selalu support," ujar Kikan beberapa saat menjelang konsernya bersama grup band Cokelat, di panggung utama Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis (2/6) malam.
Menjadi single parent, ujar perempuan kelahiran 9 September 1976 ini, memang butuh kesiapan mental. "Jujur saja, saya aku paling enggak bisa ninggalin anak-anak. Rasanya beban banget," ungkap Kikan.
Seperti malam itu, Kikan benar-benar dibuat ketar-ketir ketika ia harus manggung, sementara anak-anaknya dalam kondisi yang kurang sehat. "Anak-anak lagi sakit, ya mau enggak mau saya titipkan dulu sama orang tua. Bawaannya pengen buru-buru aja pulang," kata Kikan. "Kalau lagi begini ada rasa bersalah kalau ninggalin anak," tambahnya.
Meski begitu, Kikan tak mau larut menyalahkan diri. "Buat saya bekerja itu juga bentuk ibadah. Sesuatu yang positif. Kita kerja kan ujung-ujungnya buat anak," ujar Kikan mencoba menghibur sendiri.
Kikan menolak jika dirinya lebih mementingkan musik ketimbang kedua anaknya. "Saya selalu mencoba menebus waktu yang hilang bersama anak-anak. Enggaklah, kalau saya mengesampingkan mereka," tegasnya. (EH)
