Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
The Dance Company Ditinggal Nugie
Jumat, 3 Juli 2009 | 11:11 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/ATI KAMIL
Baim atau Bebe bersama Nugie alias Mbot, yang diwakili gambar sosoknya pada roll banner.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - The Dance Company (TDC), band baru yang beranggota empat vokalis terkenal, Kamis (2/7) malam di Jakarta tampil dengan beberapa hal berbeda dari apa yang biasa mereka jalani untuk acara-acara layar kaca.

Dalam acara-acara televisi yang menjadi ajang mereka mempromosi album perdana mereka, Papa Rock n' Roll, TDC beraksi secara playback. Mereka tinggal pura-pura bernyanyi dan bermain musik dalam format elektrik, sepanjang rekaman lagu-lagu mereka diperdengarkan melalui sound system.

Tapi, Kamis (2/7) malam, TDC tampil secara live dan akustik di panggung kecil Release Party, acara musik bulanan yang diadakan oleh Rolling Stone terbitan Indonesia di area kantor majalah tersebut di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan. "Enggak kayak di Inbox, Dahsyat ya...," seru Pongki "Jikustik" alias Wega, pemain bas TDC, dan disambut sorak oleh para penonton.

Satu lagi yang berbeda, malam itu, di hadapan para penonton yang berjumlah cuma beberapa puluh, termasuk Cholil "Efek Rumah Kaca" dan Indra "The Rain", TDC hadir dengan formasi Pongki, Ariyo alias Riyo (vokal), dan Baim atau Bebe (gitar). Nugie alias Mbot hanya diwakili oleh gambar dirinya pada sebuah roll banner yang dipasang di panggung. "Nugie lagi syuting Lasykar Pelangi 2 di Belitung," ujar Pongki. "Gitu deh kalau artis," sambungnya dalam canda. "Nugie sudah main film, Ariyo sudah, Baim sudah. Cuma gue yang belum," imbuhnya.

Maksud Pongki, Nugie tengah menjalani syuting film layar lebar Sang Pemimpi, yang mengangkat kisah dalam novel karya Andrea Hirata dan disutradarai oleh Riri Riza. Syuting tersebut dilakukan di Belitung, seperti syuting Lasykar Pelangi, yang juga mengambil cerita dari novel karya Andrea dan disutaradarai oleh Riri. Dalam Sang Pemimpi, Nugie berperan sebagai seorang guru.  

Dalam rangka mempromosi album Papa Rock n' Roll, TDC menyuguhkan dua lagu--Papa Rock n' Roll dan Coba Kau Bayangkan. Karena Nugie tak ada, Baim duduk di kursi drummer. Tangannya memainkan dawai-dawai gitar akustik, sedangkan kakinya memainkan bass drum dan hi-hat.

"Karena enggak dibayar (tampil dalam rangka promosi album), mereka cuma mainin dua lagu," celetuk Soleh Solihun, wartawan majalah tersebut yang menjadi pembawa acara malam itu, sebelum TDC turun panggung. "Papa Rock n' Roll benar-benar enggak bawa uang malam ini," tambah Soleh, mengacu ke lirik lagu Papa Rock n' Roll, disambut tawa para penonton. (ATI)