Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Helmy Yahya: Anak-Anak, Saya Asuh
Senin, 6 Juli 2009 | 14:58 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Helmy Yahya
TERKAIT:

BEKASI, KOMPAS.com — Setelah resmi bercerai dari Harfansi (Aci) pada Senin (6/7), Helmy Yahya  menegaskan bahwa hak asuh atas keempat anaknya jatuh kepadanya dan Aci selaku ibu dan mantan istri diberi kebebasan untuk tetap berhubungan dengan keempat anaknya.

"Alhamdulillah, proses sidang saya berlangsung lancar, damai, tanpa ada ribut-ribut. Untuk anak, saya yang asuh, ini jalan yang terbaik untuk kami, saya mohon doanya saja," ucap Helmy seusai sidang putusan cerainya di Pengadilan Agama Bekasi, Jawa Barat, Senin siang.

Ditekankan pula oleh Helmy, sebelum dijatuhkan talak satu, bain sugro, oleh Majelis Hakim, baik Helmy maupun Aci sudah membicarakan soal hak asuh anak. "Masalah anak sudah disepakati bersama dengan baik-baik," kata Helmy. "Anak-anak bersama saya dan mereka terlibat dalam pengambilan keputusan ini sehingga kami bisa menyelesaikan dengan baik-baik," kata Helmy lagi mengenai keputusan cerainya yang didukung oleh anak-anaknya.

"Saya sampaikan di sini, untuk hak asuh anak, kami tidak ributkan karena kami menjaga jangan sampai memutuskan tali silaturahim anak dengan orangtuanya," timpal kuasa hukum Helmy, Lukas Budiono.

Pertemuan antara Aci dan anak-anaknya pun tidak dibatasi dalam waktu tertentu. "Ini bukan matematika yang bisa dirumuskan apakah Aci mau ketemu sebulan sekali, seminggu sekali, atau tiap hari. Tapi, yang jelas, dia masih tetap berhubungan dengan anak-anak," ujarnya.

Helmy bersyukur pula, anak-anaknya bisa mencapai yang terbaik di tengah pertikaian rumah tangga orangtua mereka. "Jadi, inilah yang membuat saya legowo. Saya memiliki empat orang anak yang luar biasa," ujarnya lagi.

Helmy mengaku, ia sangat berbahagia lantaran bisa berkumpul dan menyekolahkan anak-anaknya. "Saya baru pulang dari Australia dan ini happy banget bisa kumpul sama anak-anak. Inilah dunia masa depan saya," ucapnya. "Saya harus antarkan mereka mencapai tujuan, cita-cita masing-masing," sambungnya.

Ia berencana menyekolahkan anak pertama dan anak keduanya di luar negeri. "Anak saya yang nomor dua ingin sekolah di Malaysia dan anak saya yang pertama ingin sekolah di Amerika. Itu merupakan kewajiban orangtua untuk memenuhi," ungkapnya lagi.

"Anak-anak bersama saya dan mereka terlibat dalam pengambilan keputusan ini sehingga kita bisa menyelesaikan dengan baik-baik," ujarnya lagi membahas keputusan cerainya yang didukung anak-anaknya.

Aku Helmy lagi, ia akan kembali memusatkan diri ke pekerjaannya, sesudah menjalani proses perceraiannya. "Sekarang saya lebih konsentrasi ke pekerjaan saya karena sudah banyak job dan program," ungkapnya. "Saya berharap bisa memasuki milenium baru bersama anak-anak saya," pungkasnya. (C7-09)