


JAKARTA, KOMPAS.com - Lewat album keduanya, Sherina (19) mengungkapkan dua kepribadiannya.
Gemini, judul album Sherina itu. "Gemini itu bintangku. Aku ini moody, perfectionist banget, kadang terbuka, kadang tertutup, dan ini (album) mewakili kepribadianku banget," tutur dara kelahiran Bandung, 11 Juni 1990, ini dalam jumpa pers peluncuran album tersebut di Jakarta, Kamis (9/7).
Aku Sherina lagi, dalam dirinya ada kontradiksi. "Dua sisi dari Sherina menggambarkan aku orang yang kontradiktif. Sekarang aku lagi girly, tapi nanti boyish banget," tutur pemilik nama lengkap Sinna Sherina Munaf ini.
Dijanjikan Sherina, dari segi musikalitas, album Gemini sangat berbeda dari album pertamanya, Primadona (2007). "Gemini personal banget. Aku yang mengaransemen dan menjadi komposer setiap lagu yang ada di dalamnya," terangnya. "Kecuali Gregetan, itu lagu Ayah," sambung putri Triawan Munaf, mantan personel band tempo dulu Giant Steps, ini.
Sherina menjadikan Cinta Pertama dan Terakhir single pertamanya. "Karena, ada sebuah cerita di dalamnya, RBT (ring back tone) friendly (sedap didengar sebagai RBT), enak dibawain dengan menari yang slow, dan perform-nya enak banget," ujarnya.
Sherina menaruh pula kesan khusus pada single tersebut. Pasalnya, dara kelahiran Bandung, 11 Juni 1990, ini baru kali pertama mencipta lagu cinta berlirik bahagia. Asal tahu saja, lirik lagu-lagu cinta dalam album Primadona sendu.
"Kemarin (album Primadona), aku masih ngetes ombak dan, setelah kucoba bikin lagu, hasilnya banyak banget yang kubisa pelajari," ceritanya. "Itu pertama kali aku bikin lagu cinta bahagia. Inspirasinya dari pengalaman pribadi, buku harian, dan pengalaman teman," tambahnya.
Untuk single lainnya, dengan mantap Sherina memilih Gregetan, sebuah lagu yang dipopulerkan pada awal 1980-an oleh grup Giant Steps. "Lagunya catchy dan sudah sering kami (Sherina dan ayahnya) omongin dan kami nyanyiin sedari aku kecil. Yang jelas, ini tribute buat Giant Steps," alasannya.
Isi album Gemini, menurut pemeran utama film Petualangan Sherina ini, merupakan wujud kompromi idealismenya dengan pasar musik Tanah Air. "Akan lebih kompromi ke pasar pastinya. Jadinya, aku ada tanggung jawab ke pasar," ucap Sherina, yang ingin lebih dikenal sebagai pencipta lagu dan aranjer musik, serta ingin membuat musik untuk artis-artis musik lain. (C7-09)

