


JAKARTA, KOMPAS.com - Janda vokalis Pasha Ungu, Okky Agustina, mengaku rajin merawat bagian intim tubuhnya. Diakuinya, hal tersebut demi masa depannya, kelak bila mendapatkan jodohnya lagi.
Okky merawat organ intimnya di sebuah rumah terapi pengobatan herbal di kawasan Bintaro, Tangerang, Minggu (9/8). “Saya sedang mencari ketenangan hati dan kenyamanan diri. Saya nggak mau larut dalam kesedihan yang semakin dalam,” katanya.
Meski sudah cerai dengan Pasha, kata Okky, ia masih mengalami penyiksaan dari penyanyi bernama asli Sigit Purnomo itu. Sang mantan suami pun telah ia laporkan ke Polresta Bogor dan kini kasusnya masih berjalan.
Menurut Okky, kedatangannya ke tempat terapi tersebut untuk pengobatan terhadap gangguan di perut. Selain itu, peranakannya yang turun perlu segera diobati. “Namanya juga sudah menjadi janda dengan tiga orang anak. Tapi saya kan harus tetap menjaga kesehatan, terutama seputar organ intim,” ucapnya.
Lalu, sambil bercanda, Okky bilang perawatan organ intim tersebut bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain. “Siapa tahu saya dapat jodoh lagi,” ucapnya sambil tersenyum.
Tapi, ia buru-buru meluruskan bahwa terapi kesehatan yang sedang ia jalani tak ada hubungannya dengan rencana menikah lagi. “Mau nikah atau tidak, kesehatan itu harus tetap dijaga,” ucapnya.
Okky bilang bahwa setelah peristiwa pelaporan ke polisi atas kekerasan yang dilakukan Pasha, ia memilih meninggalkan rumah yang telah didiami bersama Pasha di Perumahan Bukit Cimanggu Permai, Bogor. Ia pindah dari rumah tersebut hari Kamis (6/8).
Okky mengaku kepindahannya ke rumah yang baru sudah sepengetahuan Pasha, yang bagaimanapun tetap ayah ketiga anaknya. “Tapi saya merahasiakan alamatnya. Ini saya lakukan bukan untuk menjauhkan Pasha dari anak-anak. Dan dia nggak marah kok,” ucapnya.
Sebenarnya, kata Okky, niat untuk pindah rumah sudah direncanakan sejak lama, dengan harapan kejadian yang terdahulu tidak terulang. “Anak-anak sudah tahu tentang persoalan orangtuanya. Mereka nggak protes,” katanya (WARTA KOTA/Nur Ichsan)

