


JAKARTA, KOMPAS.com — Inspirasi bisa datang dari apa pun dan di mana pun. Ketika beberapa waktu lalu berada di Australia, Pasha, vokalis band pop Ungu, mendapat inspirasi untuk mencipta lagu religi dari keyakinannya bahwa manusia tak bisa menyembunyikan dosa dari Sang Maha Pengampun.
"Dia Maha Sempurna", itulah judul lagu religi yang dimaksud. Lagu ini ada dalam album Maha Besar, album mini religi keempat Ungu, yang baru dirilis dalam rangka bulan Ramadhan kali ini. "'Dia Maha Sempurna' kami tulis saat syuting klip video Penguasa Hati di Australia. Tepatnya, pukul 12 malam, lahir satu ilham, saya ingin menulis satu lagu mengenai pengakuan tentang segala perbuatan kita karena kita enggak pernah bisa sembunyi dari Dia," kisah Pasha di Jakarta, Jumat (21/8).
"Dia Maha Sempurna" merupakan satu dari hanya tiga lagu dalam album Maha Besar. Dua lagu lainnya adalah "Hanya Kau" dan "Maha besar". "Sebenarnya kami punya lebih dari lima lagu. Tapi, kami tidak punya waktu karena waktu kami padat sekali. Kami buat album ini hanya tiga hari," sambung Pasha.
Untuk lirik lagu-lagu dalam album mini religi kali ini, Pasha mencuplik dari Ayat Kursi. Sementara itu, untuk musiknya, Ungu—Pasha, Enda (gitar), Oncy (gitar), Makki (bas), dan Rowman (drum)—memberi sentuhan rock. "Aransemen hasil dari rembukan bareng dan workshop. Dari segi lirik, sudah religius, saya ambil dari Ayat Kursi," terang Pasha.
Ungu tergolong band yang rutin mengeluarkan album religi dalam rangka bulan Ramadhan. "Kami buat album religi untuk menguji diri sendiri dan ibadah di bulan Ramadhan. Mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi orang-orang lain, setiap langkah yang kami buat ada sesuatu yang baru dan berguna," ucap Enda. "Membuat album, bagi kami, seperti ibadah," timpal Makki. (C9-09)

