Foto    
Selasa, 15 September 2009 | 07:56 WIB
Kanker Renggut Nyawa Bintang Film Ghost

LOS ANGELES, KOMPAS.com Aktor Patrick Swayze, lawan main aktris Demi Moore dalam film Ghost, meninggal dunia pada usia 57 tahun, setelah berjuang melawan kanker pankreas, yang dideritanya selama dua tahun belakangan ini.

Annett Wolf, juru bicara Swayze, membenarkan kabar tersebut. Aktor yang juga main dalam film Dirty Dancing itu mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (14/9) didampingi keluarganya.

Musim semi lalu, Swayze secara mengejutkan mengabarkan soal sakit yang dideritanya kepada publik. Sejumlah sahabat, rekan, dan keluarga memberikan dukungan kepadanya agar mampu melewati masa-masa berat itu. Swayze membuktikannya dengan melanjutkan bekerja sambil tetap melakukan perawatan di bawah pengawasan dokter.  

Swayze yang mengawali masa kebintangannya dengan membintangi film Dirty Dancing pada tahun 1987 itu, makin dikenal ketika ia tampil dalam film Ghost pada tahun 1990. Aktingnya berhasil mencuri simpati publik setelah memerankan tokoh Sam Wheat, pria yang jadi hantu setelah tewas dibunuh. Sam gentayangan lantaran pria yang menjadi otak pembunuhannya hendak menikahi kekasihnya, Molly Jensen, yang diperankan Demi Moore.

Banyak pengamat film menilai, film yang dibintangi Swayze dan Moore adalah film drama percintaan yang paling menyentuh dari sejumlah film sejenis yang pernah dibuat.

Kecintaannya kepada dunia akting tak melemahkan semangat Swayze untuk terus berkiprah. Pada Maret 2008, ketika vonis kanker itu dijalaninya, ia tetap bekerja dengan membintangi serial drama seri The Beast. (EH/AP)

1
A A A
Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
falti @ Jumat, 15 Februari 2008 | 14:19 WIB
namanya jg indonesia...G afdol klu g ngerepotin rakyatnya sendiri...klu bkn gtu bkan indonesia namanya...HAHAHAHAHA
Rudiyanto @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 19:54 WIB
Polisi itu di gaji dari uang rakyat untuk melayani bukan super power yang seenak membatasi kegiatan di negri ini,maju terus BLI jangan gentar.
Toyeng Samlawi @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 17:20 WIB
Kalau dihentikan, itu kebijakan yang kurang kreatif dan inovatif. Cari gampang. Ya anak kecil itu !!!!
Syamsuri - Medan @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 15:29 WIB
Mas Joko, anda baru sekali bingung aja udah bingung, kami aja yang sdh lama bingung lihat pengurus PSSI gak bingung. Sebenarnya kita-kita yang org bawahan ini malu mau kasi saran krn pengrus PSSI orgnya super pinter semua makanya gak ada yg bisa gantikan kalian. Jika saya jadi Menpora atau Komandan Polisi yang harus bertanggung jawab terhadap "gawe"nya PSSI akan berbuat hal yang sama. Abis Sekum PSSI kalau ngomong bikin orang naik tensi sih... pantasnya kalian urusin liga untuk emak-emak aja lah
imron @ Sabtu, 9 Februari 2008 | 15:01 WIB
gitu kok bingung to pak djoko. mempertahankan nurdin halid aja mampu kok. kalaupun pertandingan itu jadi digelar apa sepakbola indonesia terus maju. paling juaranya juga sudah ada to? atau kalau tidak ada juara juga ndak masalah toh kompetisi sepak bola indonesia juga tidak kenal degradasi aja...
Nama
Email
Komentar
Security Code
Sheila Marcia akan segera melahirkan anak pertamanya, tapi hingga kini ayah si jabang bayi masih misterius. Menurut Anda apakah Sheila akan mengumumkannya?
Ya

Tidak

KOMPAS ENTERTAINMENT
© 2008 - 2010 KOMPAS.com - All rights reserved mp-ws-03