Rabu, 23 Juli 2014
Anak Mayangsari Tak Berhak atas Warisan Bambang Tri
Senin, 28 September 2009 | 14:19 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Menyusul putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan pihak termohon, Halimah Agustina Kamil, pernikahan Bambang Trihatmodjo dan penyanyi Mayangsari dianggap tidak sah secara hukum.

Menanggapi putusan tersebut, pakar hukum Nursyahbani Katjasungkana menjelaskan, “Maka anaknya, sesuai Pasal 42 dan 43 UU Perkawinan dianggap tidak sah dan hanya mempunyai hubungan hukum dengan ibunya atau keluarga ibunya. Oleh karena itu, secara hukum ia tidak berhak untuk menuntut biaya kehidupan dan perawatan serta pendidikan terhadap ayah biologisnya, termasuk dia tidak berhak atas harta warisan ayahnya,” kata Nur seperti dikutip tabloidnova.com.

Kalaupun pada kenyataannya Bambang tetap memberi nafkah dan harta kepada Mayang, tidak ada yang bisa menghalanginya. “Tapi kalau Halimah keberatan, bisa gugat juga asalkan dia bisa membuktikan bahwa harta itu diperoleh dari penghasilan Bambang dan dibeli saat masih dalam perkawinan mereka (Bambang dan Halimah).

Mengenai akta kelahiran anak Bambang dan Mayang, kata Nur, itu adalah hak asasi anak, dan negara wajib memberi akta lahir meski hanya ditulis anak dari ibunya, tanpa menulis anak di luar kawin.

Sementara itu, kabar ditolaknya kasasi Bambang sempat diutarakan salah seorang sumber di MA. 
"Benar, kasasinya ditolak. Sudah pasti itu. Jadi, Pengadilan Agama memutuskan mereka cerai. Namun, PT (Pengadilan Tinggi Agama) membatalkan putusan itu. Kasasi pun ditolak. Dengan demikian, kasasi ini menguatkan putusan PT (Pengadilan Tinggi Agama),” ujar sebuah sumber di MA, Jumat (25/9).

Kabar baik tersebut belum didengar pihak Halimah, tetapi disambut baik Lelyana Santosa, kuasa hukum Halimah. “Saya baru dengar dari wartawan. Saya belum menerima putusan tersebut dari pengadilan. Oleh sebab itu, saya hanya bisa berasumsi, kalau berita itu benar, kalau kami menang, saya perlu memberi apresiasi yang setinggi-tingginya ke MA karena lembaga itu telah memerhatikan secara cermat keinginan para wanita pada umumnya. Kami selama ini sudah berjuang dengan susah payah dan akhirnya upaya kami dibenarkan MA". Ia lalu menambahkan, “Ini bukan kemenangan Halimah semata, melainkan kemenangan perempuan Indonesia .”

Namun, Lelyana enggan menanggapi konsekuensi putusan tersebut terhadap Halimah. “Saya hanya mewakili Bu Halimah untuk mengurusi masalah hukumnya. Saya tidak berwenang mengurusi perihal perasaan dan masalah pribadinya."

Di saat yang sama, Juan Felix Tampubolon, kuasa hukum Bambang Trihatmodjo, juga mengaku belum mendengar kabar mengenai penolakan kasasi kliennya. “Saya baru dengar sekarang, jadi tidak bisa memberikan tanggapan apa-apa,” ujar Juan. Juan juga enggan merinci upaya hukum yang kelak akan dilakukan atas putusan MA itu. "Soalnya saya belum membaca isi putusannya sehingga belum tahu akan melakukan apa."

Dengan putusan ini, tak pelak lagi, dua kali sudah Halimah menang. Dengan kata lain, Bambang secara agama masih tetap berstatus suami kendati sudah menikahi Mayangsari. (Tabloidnova.com/Tumpak, Dewi)