


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah upaya mediasi untuk mempertahankan rumahtangganya dilakukan beberapa kali dan gagal, akhirnya penyanyi Pinkan Mambo menggugat cerai suaminya, Sandy Sanjaya, dan siap menjalani sidang pertama perceraiannya itu, Rabu (7/10).
"Pada prinsipnya memang Pingkan dan suaminya, Sandy, sudah lama berpisah, bahkan hingga dua tahun berpisah. Karena sudah berpisah lama, tidak mungkin rumahtangga bisa bertahan lagi," terang kuasa hukum Pinkan, Sheila Salomo, SH, ketika ditelepon di Jakarta, Selasa (6/10).
Menurut Sheila, alasan utama menggugat cerai Sandy sudah terpenuhi oleh Pinkan. "Artinya, sudah terpenuhi alasan utama untuk mengajukan gugatan cerai dan dari kemarin-kemarin Mbak Pinkan juga sudah berupaya untuk tetap bersatu," ujarnya.
Sebelum ini, Pinkan pernah mencabut gugatan cerainya. "Kemarin pula, kenapa Mbak Pinkan mencabut gugatannya di kawasan Bogor, itu karena selain tempatnya tidak tepat, Mbak Pinkan masih mau berupaya untuk bersatu kembali," tutur Sheila. "Tetapi, pada kenyataannya, itu tidak pernah tercapai," imbuhnya.
Diakui oleh Sheila, kliennya sudah sampai di jalan buntu dalam upaya mediasi untuk berdamai dengan Sandy. "Sangat sulit untuk mengupayakan perdamaian, sebab komunikasinyapun hanya sebatas lewat telepon dan tidak pernah bertatap muka secara langsung, karena suaminya, Sandy, tidak ada di Jakarta," paparnya.
Karenanya, terang Sheila lagi, Pinkan akan segera menjalani sidang pertama gugatan cerainya atas Sandy, Rabu (7/10) di Pengadilan Agama Depok (PA Depok). Alasan gugatannya, antara lain, sudah tak ada kecocokan lagi. "Yang kedua, Sandy sudah keluar dari rumah bertahun-tahun, dan yang ketiga, sudah tidak ada nafkah baik secara batin maupun lahir," tuturnya lagi.
Sementara itu, untuk hak asuh anak dan harta gono-gini akan diatur di pengadilan. "Kami meminta kepada pihak Pengadilan Agama Depok agar hak asuh kedua anak dari Pinkan dan Sandy jatuh ke tangan Pingkan," ujar Sheila. "Kalaupun ada, mereka sepakat agar harta gono-gini diserahkan kepada kedua anak mereka," tutupnya. (C7-09)

