Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Pinkan Mambo Mantap Bercerai
Rabu, 7 Oktober 2009 | 12:38 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Pinkan Mambo (kiri) dan kuasa hukumnya, Sheila Salomo, SH.

DEPOK, KOMPAS.com - Mantan personel duo Ratu yang kini berkarier solo, Pinkan Mambo, pada Rabu ini (7/10), di depan Majelis Hakim Pengadilan Agama Depok (PA Depok), Jawa Barat, mengaku sudah mantap untuk bercerai dengan Sandy Sanjaya.

"Kami melakukan sidang pertama dan hakim ingin melakukan mediasi, tapi pihak tergugat tidak datang. Akhirnya, Hakim mencoba menasihati," terang kuasa hukum Pinkan, Sheila Salomo, SH, usai sidang di PA Depok.

Pada sidang perdana itu, yang juga tidak dihadiri oleh pihak Sandy, Sheila menjelaskan bahwa kliennya menyatakan tetap ingin bercerai, meskipun sudah mendengarkan nasihat dari Hakim.  "Mbak Pinkan sudah berupaya damai. Tapi, sampai hari ini, kedua pihak belum bersepakat. Tadi juga Majelis Hakim sudah menanyakan akan menyesal atau enggak," cerita Sheila.

Sementara itu, Pinkan mengutarakan bahwa ia akhirnya memutuskan untuk tetap bercerai demi kejelasan status rumahtangganya setelah ditinggal sang kepala keluarga lebih dari dua tahun. "Karena ini sudah waktu yang lama, dan awalnya agak berat untuk diputuskan, akhirnya aku putuskan supaya ada kepastian," tegas Pinkan.

Lanjut Pinkan, ia ingin tetap bercerai juga karena mediasi yang dilakukan selama ini tak berhasil.  "Sebelum sidang ini, aku berencana melakukan mediasi. Tapi, kami cari (Sandy) dan belum dapat kabar. Sampai hari ini belum ketemu lagi. Apalagi, dia selalu pergi-pergi," tekannya.

Namun, Pinkan membantah bahwa ia menggugat cerai Sandy karena persoalan materi. "Enggak ada sebab seperti itu. Tapi, dari awal, memang banyak perbedaan," ujarnya. "Aku tahu dia masih kuliah. Ini soal tanggung jawab, bukan soal materi. Kurang lebih tanggung jawab kepada keluarga," tegasnya lagi.

Meski pada akhirnya ikatan pernikahannya dengan Sandy harus berakhir, penyanyi lagu Kekasih Tak Dianggap itu mengaku tetap sedih. "Sedih sih sedih. Semua orang mengidamkan pernikahan selama-lamanya. Tapi, kami juga sudah lama tidak serumah, karena kami juga ada banyak perbedaan," ujarnya lagi. (C7-09)