Jumat, 19 September 2014
Video Mesum Beredar, Arumi Bachsin Mau Bunuh Diri?
Selasa, 27 Oktober 2009 | 11:50 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Arumi Bachsin
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Lantaran menanggung malu karena video mesumnya beredar di masyarakat, Arumi Bachsin, pesinetron yang juga model video klip itu, memilih berniat mengakhiri hidupnya. Adakah kabar itu benar adanya?

No...No...! Kalaupun benar, kata Arumi, hal itu tak lebih dari sebuah peran yang harus ia mainkan dalam film perdananya, Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets. Dalam film tersebut, Arumi berperan sebagai Dea, seorang gadis remaja yang mencoba bunuh diri setelah video mesumnya bersama sang kekasih beredar ke ranah publik.

"Ceritanya memang seperti itu. Banyak hal yang aku petik. Kita enggak menutup kemungkinan di remaja banyak yang terjadi seperti ini," cerita Arumi seusai press screening film tersebut di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (26/10).

Film yang disutradarai Nayato Fio Nuala itu mengangkat warna kehidupan anak-anak sekolahan. Pergaulan yang salah arah tak sedikit membuat anak-anak ABG terseret kehidupan seks bebas.

Hal inilah yang kemudian memaksa Arumi harus bersiap melakukan adegan-adegan yang rada-rada seronok. Dara kelahiran 19 Februari 1994 itu mengaku grogi saat harus melakukan adegan mesra dengan lawan mainnya, Adipati Kusmadji. "Jujur aku deg-degan waktu ciuman pertama kali di depan kamera. Aku selalu keringat dingin, selalu minta dikipasin sama kru-kru yang lain. Tapi aku berusaha semaksimal mungkin dan seprofesional mungkin," jelas Arumi.

Arumi menjelaskan bahwa karakter Dea yang diperankannya itu adalah mewakili seorang gadis remaja yang mendapatkan pelajaran berarti setelah melakukan hal yang tidak semestinya. "Dan sebenarnya sih yang mau diambil bukan dari ciuman itu, tapi di balik pesan moralnya itu. Kita jangan sekali-sekali mencoba seperti ini karena enaknya sebentar dan penyesalannya banyak," tegas Arumi.

Ngomong-ngomong, apa sudah dapat restu dari orangtua soal adegan-adegan itu? "Kalau izin pertama-tamanya minta izin orangtua dan pas baca script orangtua juga ngeizinin karena yang dilihat bukan dari ciumannya, tapi dari pesan moralnya," ujar Arumi.

"Sebaiknya ditonton dulu benar-benar baru komentar, jangan nge-judge dulu. Itu hanya trik kamera, sebenarnya aku pakai baju lagi," tutupnya, menimpali adegan mesra dengan lawan mainnya itu. (C7-09)