


JAKARTA, KOMPAS.com — Penyanyi cantik Nina Tamam (33) heran mengapa orang mau membeli lagu dalam format ring back tone (RBT) atau nada sambung pribadi. ”Buat saya aneh. Bagaimana orang bisa menikmati RBT yang hanya 30 detik,” ujar Nina di sela-sela shooting program baru TPI, Starbuzz, pekan lalu.
Namun, apa mau dikata, industri musik sekarang bisa hidup karena RBT. ”Sebagai penyanyi saya sebenarnya tidak rela lagu saya dipotong-potong untuk RBT. Saya ingin pembeli lagu saya menikmati lagu itu secara utuh,” katanya. Pemilik nama asli Nuraini Sukoningrum ini menyatakan tidak mau eksistensinya sebagai penyanyi ditentukan oleh penjualan RBT. Karena itu, dia akan meluncurkan album mini terbaru. ”Mini album ini merupakan wujud pertanggungjawaban saya sebagai penyanyi,” katanya. Kenapa tidak album utuh sekalian? ”Wah, kelamaan Mas. Kalau mini album, kan, paling empat lagu. Kalau full album, setidaknya 10 lagu,” jawabnya. Nina belum bisa memastikan kapan album mininya akan keluar. Yang jelas, dia akan merilis dulu single berjudul ”Lolypop Love” pada awal November ini. Apakah single ini akan dijual dalam format RBT? ”Wah, saya enggak tahu. Itu urusan manajer saya,” katanya. Jangan heran ya Nina kalau nanti RBT-nya banyak yang beli.... (BSW)

