Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Baju Hitam Addie MS untuk Bibit-Chandra
Selasa, 3 November 2009 | 11:23 WIB
|
Share:
KOMPAS ENTERTAINMENT/IRFAN MAULLANA
Addie MS dan Memes

PALEMBANG, KOMPAS.com — Perseteruan cicak versus buaya yang berujung pada penahanan pimpinan KPK (nonaktif), Bibit-Chandra, makin panas saja. Konduktor Twilite Orchestra (TO) Addie MS mengaku prihatin dengan penangkapan tersebut. "Ini benar-benar mengganggu akal sehat saya belakangan  ini," katanya di sela rencana konser Musicademia 2009, di Palembang, Selasa (3/11) malam ini.

Dua hari setelah penangkapan Bibit-Chandra oleh pihak Mabes Polri, suami penyanyi Memes itu, menulis kegundahannya tersebut lewat situs jejaring pertemanan Facebook. Ia menuliskan sebuah pesan duka cita atas penangkapan itu. "Saya tulis 'Turut berduka cita. Indonesia what happen to you?'," terang Addie.

Beberapa saat kemudian, ucapan Addie tersebut memancing banyak reaksi dari rekan-rekannya, tak terkecuali Triawan Munaf, ayah penyanyi Sherina, hingga vokalis grup band GIGI, Armand Maulana. "Ada yang nanggapi saya, 'Kok Mas Addie jadi mikirin hal-hal yang beginian. Sudah konsen saja di musik'" kata Addie menyebut isi pesan yang menanggapi pesan di akunnya itu.

"Saya sih maunya begitu, tapi hati nurani saya berkata lain. Saya melihat ada sesuatu yang enggak beres. Dua orang itu (Bibit-Chandra) memang belum tentu juga benar, tapi cara penangkapanya itu yang membuat saya kesal. Ada sesuatu yang aneh menurut saya. Ini membuat saya jadi bodoh,"  katanya.

Sebagai bentuk duka cita atas penangkapan itu, Addie bertekad akan mengenakan pakaian serba hitam. "Saya tidak pernah mengajak orang untuk melakukan hal itu.  Saya sempat tulis di FB bahwa saya akan pakai baju hitam sebagai bentuk dukungan terhadap KPK, dan ternyata responnya banyak.  Ada yang menulis 'Mas, aku gabung ya'. "Aku mendukung'" kata Addie lagi.

Apa  ada niatan pada konser Musicademia yang dilangsungkan di Hotel Aryaduta Selasa (3/11) malam nanti, Addie akan mengenakan pita hitam di lengannya sebagai bentuk dukungan kepada KPK? "Kalau diizinkan saya pasti akan melakukannya. Tapi, saya pikir-pikir lagi, takutnya konser nanti malah akan bias. Saya enggak mau bawa-bawa muatan politik di konser nanti," ujarnya. (EH)