JIMBARAN, KOMPAS.com - Grup pop d'Masiv mencoba memberi suguhan yang mereka yakini sebagai sesuatu yang berbeda di pentas musik SoundrenAline 2009: Lead the Beat. Mereka berkostum serbaputih dan menempelkan program keyboard sepenggal permainan gamelan Bali dalam salah satu lagu mereka.
Dalam SoundrenAline 2009, di Lotus Pond Area, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran (Bali), pada pukul 16.00-16.30 WITA, D'Masiv--Rian (vokal), Kiki (gitar), Rama (gitar), Rai (bas), dan Why (drum)--dibantu oleh seorang additional keyboardist menyajikan empat lagu, yaitu "Diam Tanpa Kata", "Tak Bisa Hidup Tanpamu", "Ilfil", dan "Jangan Menyerah".
Beraksi di panggung, mereka mengenakan kostum seragam serbaputih--sesuatu yang belum pernah mereka lakukan di luar SoundrenAline 2009. "Kami sengaja memakai kostum ini dalam rangka menebar pesan damai di SoundrenAline dan di Bali. Kami berharap semua penonton bisa menikmati musik dengan damai, tanpa rusuh," kata Rian kepada Kompas.com. sehabis beraksi di pentas. "Ternyata sesuai dengan kain-kain putih yang dipasang sebagai dekor di tebing-tebing di dekat panggung," timpal Rama. "Terpaksa kepanasan sih, karena pakai jas segala. Tapi, ya, demi SoundrenAline, enggak apa-apa lah," imbuh Rian.
Aku Rian pula, kostum itu mereka siapkan khusus untuk SoundrenAline 2009. "Ya, ini kan event spesial. Jadi, kami ingin memberi sesuatu yang beda dalam penampilan kami," jelasnya. "Mungkin saja nantinya kami akan memakai kostum seragam seperti ini. Tapi, tentu saja, enggak sering, karena nanti jadi sama dengan band-band lain yang memang sudah memakai kostum seragam," sambungnya.
Dari segi kostum, d'Masiv memang lain dari biasanya. Namun, dari segi musik, mereka cuma menyuguhkan sedikit perbedaan dari yang biasa mereka suguhkan. Mereka menempelkan program keyboard sepotong permainan gamelan Bali di ujung lagu "Jangan Menyerah". "Kami ingin membuktikan bahwa musik kami bisa dipadu dengan musik tradisional," kata Rian.
Sebagaimana kostum mereka, program potongan permainan gamelan Bali itu juga mereka siapkan khusus untuk SondrenAline 2009, karena pentas musik tersebut diadakan di Bali. Sebetulnya, kata Rian lagi, mereka ingin melibatkan para pemain gamelan Bali. Tapi, "Waktu kami enggak cukup untuk menyiapkannya," kata Rian lagi.
Asal tahu saja, jadwal manggung mereka padat. Jumat (13/11) dan Sabtu (14/11) mereka baru main di Semarang dan Surabaya. Mereka baru tiba di Bali pada Minggu (15/11) pagi. (ATI)
