JAKARTA, KOMPAS.com — Presenter Edric Chandra termasuk warga Jakarta yang "melanggan" banjir dan listrik padam kalau musim hujan tiba. Ia pun kehilangan sang juara dalam menembus kemacetan Jakarta, ojek.
Edric tinggal di kawasan Sunter, Jakarta Utara. "Kalau musim hujan, rumah gue kebanjiran ditambah lagi mati lampu. Jadi, susah ke mana-mana. Kalau banjir tahunan sampai masuk ke dalam rumah gue," tutur Edric.
Selain khawatir akan rumahnya yang kebanjiran dan terkena pemadaman listrik gara-gara hujan, Edric juga akan kehilangan kendaraan alternatifnya untuk mengejar waktu ke lokasi shooting, yaitu ojek. "Gue kalau mengejar waktu biasanya naik ojek. Tapi, kalau musim hujan, gue enggak bisa naik ojek. Pokoknya, tukang ojek juara buat gue kalau lagi macet, bisa lebih cepat dan menyelip di jalan kecil," kata Edric, yang kesal akan kemacetan Jakarta.
Edric, yang biasa memanfaatkan ojek ke tempat kerjanya dalam 15 hari sebulan, mengaku tidak memikirkan risiko membonceng sepeda motor. "Gue berpikir, ini untuk tepat waktu dan profesionalisme gue dalam bekerja. Kalau risiko, kita serahkan ke Tuhan," ucap Edric, yang sudah meninggikan lantai rumahnya untuk menghadapi banjir. (C9-09)
