


LOS ANGELES, KOMPAS.com — Pemenang penghargaan Golden Globe untuk kategori Aktris Pemeran Pembantu Terbaik untuk film serial televisi, Chloe Sevigny (35), kini ikut berkampanye soal sisi negatif dari poligami.
Dia berharap kemenangannya di ajang Golden Globe bisa ikut mencegah praktik tidak benar yang terkait poligami. Sevigny memenangi penghargaan itu berkat peran gemilangnya dalam serial televisi berjudul Big Love, yang ditayangkan jaringan HBO. Film ini fiksi belaka, mengisahkan keluarga Bill Henrickson (Bill Paxton), penganut sekte Mormon di Amerika yang mengizinkan poligami.
Henrickson punya tiga istri, salah satunya Nicki atau Nicolette Grant yang diperankan Sevigny. Seusai menerima penghargaan Golden Globe Ke-67, Sevigny mengecam praktik poligami seperti yang dilakukan oleh keluarga dari sekte Mormon dalam film itu.
”Perempuan-perempuan para istri korban poligami ini benar-benar tertekan. Mereka harus segera dibantu. Mereka bahkan tak tahu siapa presiden AS saat ini,” kata aktris yang pernah mendapat nominasi Oscar untuk peran pembantu terbaik di film Boys Don’t Cry (1999) ini.
Sevigny mengalahkan pesaing kuatnya, seperti Jane Adams (Hung/HBO), Rose Byrne (Damages/FX NETWORK), Jane Lynch (Glee/FOX), dan Janet McTeer (Into the Storm/HBO) (WENN/AMR)
