


LOS ANGELES, KOMPAS.com - Selama tujuh pekan, film "Avatar" tak henti-hentinya jadi bahan berita. Pasalnya, selama kurun waktu itulah, film sci-fi garapan sutradara James Cameron itu, tak pernah tergeser di posisi puncak box office pefilman di kawasan Amerika Utara.
Sepekan kemarin, film "Avatar" berhasil meraup pendapatan domestiknya sebesar 30 juta dollar AS dan menambah pundi-pundinya hingga mencapai 594,5 juta dollar AS.
Prestasi tersebut tentu saja makin meneguhkan Avatar sebagai film yang tak tertandingi. Setelah meruntuhkan rekor film "Titanic"--yang juga garapan sutradara James Cameron-- dalam hal perolehan pendapatan terbesar di seluruh dunia sepanjang masa, "Avatar" juga menjadi film pertama yang berhasil menembus angka pendapatan sebesar 2 miliar dollar AS, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Berdasarkan The Hollywood Reporter, film yang dibintangi Sam Worthington itu, telah mengumpulkan pendapatan sebesar 2,04 untuk penayangannya di seluruh dunia.
Pekan ini, film pendatang baru "Edge of Darkness" dan "When in Rome" membuntuti "Avatar" di urutan kedua dan ketiga tangga box office di kawasan Amerika Utara. "Edge of Darkness", drama thriller yang dibintangi aktor dan sutradara Mel Gibson itu, hanya berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar 17,1 juta dollar saja.
Sementara, "When in Rome", film bergenre komedi romantis itu, hanya mampu mengumpulkan pendapatan sebesar 12,1 juta untuk sesi pemutaran pekan perdananya. (ACESHOWBIZ/EH)
