


LOS ANGELES, KOMPAS.com — Kematian aktor Kanada, Corey Haim, makin menambah panjang deretan kisah tragis bintang-bintang Hollywood yang mati muda karena obat-obatan.
Rabu (10/3/2010), Haim meninggal pada usia 38 tahun dalam perawatan di St Joseph Medical Center, Burbank, Los Angeles.
Aktor yang melejit namanya lewat film The Lost Boys pada era 1980-an itu mengembuskan napas terakhir setelah mengalami koma dan pingsan di tempat tidur di apartemennya.
Ibunya-lah yang pertama kali mengetahui Haim dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia kemudian memanggil tim medis untuk memberikan pertolongan kepada anaknya.
Sersan Frank Albarren, juru bicara Departemen Kepolisian Los Angeles, kepada MSNBC, meyakini Haim tewas overdosis ketika pihak kepolisian menemukan obat-obatan di TKP (tempat kejadian perkara). ”Itu jelas overdosis. Tapi belum diketahui jenis obat apa,” ujarnya.
Haim, yang memiliki sejarah panjang masalah narkoba, diyakini telah wafat pada Rabu dini hari antara pukul 04.00 dan 04.30 waktu setempat.
Haim memang memiliki catatan cukup panjang terkait penggunaan obat-obatan. Hal itu pernah diakuinya. Kepada tabloid Inggris, The Sun, pada 1994, Haim sempat mengutarakan bahwa kariernya hancur karena ketergantungan obat-obatan.
Hal itu diawalinya ketika ia terlibat dalam penggarapan shooting Lost Boys. ”Itu adalah yang pertama kalinya saya melakukannya,” ujarnya. ”Saya menggunakan kokain selama sekitar satu tahun setengah dan itu yang menyebabkan hancur,” ujarnya saat itu.
Usaha untuk sembuh sempat ia lakukan dengan menjalani rehabilitasi. Pada 2007, ia mengatakan kepada ABC's ”Nightline” bahwa obat-obatan telah membuat kariernya berantakan. ”Aku merasa tidak cukup bermanfaat untuk bekerja bagi orang lain, bahkan diriku sendiri,” katanya. ”Aku tidak bekerja.”
Haim kembali bangkit dan menjadi sorotan setelah muncul di acara reality show A&E, The Two Coreys dan Lost Boys, dengan menghadirkan bintang Corey Feldman. Namun, acara itu dibatalkan pada 2008 setelah dua musim. Feldman mengatakan, penyalahgunaan narkoba Haim telah memperburuk suasana kerja dan hubungan pribadi mereka.
Mendengar kabar kematian Heim, Feldman mengaku sangat terpukul. ”Ini sangat tragis. Aku telah kehilangan seseorang yang punya jiwa indah, cantik, sekaligus tersiksa. Dia (Haim) akan selalu menjadi saudaraku, keluarga, dan sahabat terbaik,” kata Feldman dalam sebuah pernyataan. (EH/ACESHOWBIZ)

