Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kamis, Jawara ISF 2010 Akan Diumumkan
Rabu, 17 Maret 2010 | 22:57 WIB
|
Share:
James F Sundah

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesian Song Festival (ISF) 2010, yang pernah dianggap sebagai ajang pencarian penyanyi dan lagu yang amat bergengsi di Indonesia pada era tahun 70-an, akan kembali menemukan gairahnya. Baru-baru ini, sebanyak 12 lagu berhasil terpilih dari 1248 karya yang masuk dalam ajang ISF 2010 kali ini.

Pada Kamis (18/3/2010) besok, satu di antara karya yang lolos finalis akan dipilih untuk mewakili Indonesia pada ajang serupa untuk tingkat Asean.

Menurut Ketua Dewan Juri ISF 2010, James F Sundah, dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (17/3/2010), karya terbaik akan menjadi wakil untuk Indonesia.  Tim juri, kata James, cukup kesulitan untuk menentukan karya terbaik yang akan dipilih untuk menjadi pemenang.  "Dua belas lagu yang masuk finalis ini beragam genre. Ada R&B, rock, seatle dan sebagainya. Sampai 36 besar, juri sempat bingung memilih lagu terbaik,"  ujar James.

Dua belas lagu yang telah terpilih pada ajang ISF 2010, yakni "Juara Sejati" ( karya I Gde Kurniawan asal Bali),  "Cahaya Hatiku" (Wiwik HS & Melis, Pacitan),  "Terpasung" (Angga Widodo, Jakarta),  "Visit Indonesia" (M Iksan, Blora),  "Tunggu Kami Di Masa Depan" (I Agus Wahyudi M, Yogya), "Rindu Tarianmu" (Zaenal Abidin, Kalimantan),  "Batikku" (Januar Ahmadin, Jakarta),  "Ku Ingin Kau Mencintaiku" (Shabyra Nasution, Jakarta),  "(Buktikan) Cintamu Disini" (Astrid Nawangwulan, Bandung),  "Damai Dengan Harmoni" (Gde Kurniawan, Bali),  "Tak (Angga" Widodo, Jakarta), dan "Nyanyian 'Tuk Kekasih" (Nunik Widayati, Pacitan).

Sementara itu, Ketua Pelaksana ISF 2010, Dharma Oratmangun menyatakan kegembiraannya terkait animo yang masih besar terhadap ajang ini. Bahkan, dari segi tema yang diusung, karya-karya tahun jauh lebih variatif dan terkesan nyeleneh namun tetap mempertimbangakan sisi original dan komersial.

"Saya sudah lama tidak melihat lagu dengan lirik-lirik yang idealis, tetapi tetap dibungkus dengan musik yang komersil. Misalnya, lagu "Batikku", menggambarkan bagaimana kita harus mencintai batik tetapi kemasan lagunya dipastikan bakal disukai karena iramanya memang ringan dan santai," ungkapnya.

Selain dua belas lagu terpilih, dua belas penyanyi pun sudah dipersiapkan untuk membawakan masing-masing lagu tersebut. Di antaranya, Joy Tobing, Ika Putri, Dendy vokalis band Kunci, dan lainnya. 

Penyanyi yang terpilih otomatis akan mengikuti ajang bergengsi Asean Song & Culture Festival 2010 yang akan diikuti 10 negara Asean, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei,Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Laos. Dalam pelaksanaan kali ini, negara mitra Asean seperti Australia, Jepang, India, Selandia Baru, China, dan Korea Selatan pun dilibatkan.

Pada eranya, ISF menjadi ajang yang cukup terpanjang. Lewat kegiatan ini lahir sejumlah nama-nama besar dari mulai Anton Issoedibyo, Dharma Oratmangun, Elfa Secioria Hasbullah, Guruh Soekarno Putra, Minggus Tahitu, Harvey Malaiholo, hingga Vina Panduwinata.  "Ajang ini  menjadi sebuah apresiasi untuk para pencipta lagu,"  kata Dharma.   (EH)