Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
White Shoes Ajak Pendengar Berlibur
Sabtu, 20 Maret 2010 | 14:30 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/ATI KAMIL
White Shoes and the Couples Company mengenalkan album baru mereka, Vacancy, dalam Kompas.com Music Corner di Jakarta, 18 Maret 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Lima tahun setelah merilis album perdana mereka, barulah April 2010 band White Shoes and the Couples Company akan merilis album kedua, Vacancy.

Sesuai dengan judulnya, yang berarti berlibur atau bisa juga berjalan-jalan, ungkap Ricky (bas), album kedua itu berisi lagu-lagu yang mewakili tempat-tempat berbeda. "Kami ngajak orang berlibur sih sebenarnya, dengan mendengarkan musik kami," kata Ale (gitar).

Tempat-tempat itu merujuk ke tempat-tempat yang pernah dikunjungi oleh para personel White Shoes, yaitu Sari (vokal dan violin), Ale, Rio (gitar rhythm, Ale (gitar), Mela (keyboard), Ricky, dan John (drum), selama melakukan promosi album perdana mereka, yang berjudul White Shoes and the Couples Company, termasuk ke luar negeri. "Lagu yang Ale bikin, judulnya 'Matahari', mewakili Papua di Indonesia Timur. Terus, 'Senja Menggila', yang Sari bikin, menggambarkan kepenatan senja di Jakarta," terang Ricky, yang bersama rekan-rekannya tersebut manggung dalam Kompas.com Music Corner, Kamis lalu (18/3/2010) di Jakarta.

Lanjut Ricky, karena lagu-lagu dalam album itu mewakili tempat-tempat yang berbeda-beda, warna musik dalam album tersebut pun beragam. Meskipun demikian, Ricky menjamin, karakter musik White Shoes tetap terjaga. "Yang lama tetap ada. Yang baru, ada perkusi," terangnya.

Whiteshoes sadar, terlalu lama jarak rilis album kedua dari album pertama mereka. Namun, mereka memiliki alasan. "Kami bikin musik yang bagus, bukan mau ngejar target jumlah album. Kalau mau bikin album tiap hari juga bisa, tapi itu hasilnya bakal bagus apa enggak?" ujar Ricky. (FAN)