Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kiki Fatmala: Mahalin Aja Harga Rokok
Senin, 22 Maret 2010 | 17:08 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pro dan kontra mengenai fatwa haram untuk rokok dan merokok masih bergulir. Bintang film era 1980-an, Kiki Fatmala (40), ikut angkat bicara. Apa pendapatnya? 

"Kalau untuk masalah kesehatan, menurut saya itu bagus," kata Kiki ketika dihubungi melalui telepon genggamnya di Jakarta, Senin (22/3/2010). 

Namun, Kiki keberatan jika pada akhirnya fatwa tersebut justru membantai hak individu. "Tapi, kalau untuk individu itu kan hak orang. Saya enggak setuju adanya fatwa haram untuk (membatasi) hak orang," tekan Kiki, yang juga pemain sinetron. "Yang penting, kita tidak melakukan hal yang di luar batas," sambungnya.

Kiki pun menyatakan akan menentang jika pemerintah memberlakukan denda jutaan rupiah atas perokok di tempat umum. "Wah, itu sih benar-benar enggak setuju. Masa, denda rokok saja sampai jutaan. Sebaiknya, pemerintah enggak perlu mengadakan undang-undang dan denda untuk rokok," ujarnya. 

Oleh karena itu, Kiki mencoba menawarkan sebuah solusi. "Sediakan aja tempat-tempat khusus untuk perokok, atau mahalin aja harga rokok seperti di negara-negara Eropa, yang sebungkusnya bisa 128 dollar AS. Orang pasti juga mikir, ngapain beli rokok semahal itu," ujar Kiki. (FAN)