Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Surya Saputra Bosan Jadi Orang Baik
Eko Hendrawan Sofyan | Kamis, 9 Februari 2012 | 16:50 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHI
Surya Saputra

JAKARTA, KOMPAS.com — Surya Saputra merasa "terjebak" dalam peran sebagai orang baik. Dia merasa distereotipikalkan dengan karakter tertentu, yakni karakter protagonis. Padahal, suami Cinthya Lamusu ini ingin memerankan karakter berbeda, bahkan menjadi sutradara atau produser.

Penonton kan butuh variasi supaya tidak terlalu monoton ketika menyaksikan akting saya.

Untuk yang terakhir tadi, dalam waktu dekat akan terwujud. Pada Juli atau Agustus mendatang dia akan membuat film perdananya, di mana dia akan bertindak sebagai produser sekaligus sutradara.

"Ini proyek idealis? Iya. Tapi juga ada komersialnya, imbanglah. Sekarang masih persiapan,” ungkap Surya saat press screening film Malaikat Tanpa Sayap di Planet Hollywood.

"Teman-teman satu angkatan sudah pada hebat. Sudah waktunya saya mengekspresikan idealisme saya dalam film," katanya. Dia kemudian mengaku terinspirasi Mira Lesmana, Riri Riza, dan Hanung Bramantyo.

Lebih lanjut, aktor yang berkacamata minus ini memang menyukai tantangan dalam memilih peran. Bahkan, dia pernah memerankan tokoh mafia dalam film Dunia Tanpa Koma. Orang-orang bilang Surya tidak terlalu pantas memerankan tokoh tersebut. Sebaliknya, Surya malahan merasa lebih enjoy saat memerankan tokoh itu.

"Waktu di Dunia Tanpa Koma, saya jadi mafia. Orang bilang itu bukan gue banget. Tapi itu justru asyik. Saya pengin peran kayak gitu lagi. Enggak baik-baik melulu," katanya.

Jadi bosan menjadi "orang baik-baik"? "Enggak juga, penonton kan butuh variasi supaya tidak terlalu monoton ketika menyaksikan akting saya." (BK/an)

Sumber :
Warta Kota