Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
"Ngunduh Mantu" Anang-Ashanty, Jalur Segitiga Emas Jember Dialihkan
Jumat, 6 Juli 2012 | 08:19 WIB
|
Share:
SURYA/Marta Nurfaidah

JEMBER, KOMPAS.com — Bagi pengguna kendaraan bermotor yang tidak punya kepentingan di kawasan Kota Jember, terutama di segitiga emas Jember, sebaiknya tidak melewati jalur ini pada Jumat (6/7/2012). Pasalnya, pada saat itu sejumlah jalur akan ditutup dan arus lalu lintas dialihkan.

Jalur akan dialihkan sejak pelaksanaan jalan gembira antara Pemkab Jember dengan pasangan pesohor Anang Hermansyah-Ashanty pukul 06.00 WIB. Jalur yang ditutup yakni jalur yang dilewati jalan santai itu, yakni mulai dari Jalan Ahmad Yani - Trunojoyo - Diponegoro - Sultan Agung hingga berakhir di Alun-alun Jember.

Jika semua peserta jalan santai sudah tiba di alun-alun, jalur kembali dibuka. Meski begitu, pengendara harus bersabar karena jalan di seputar alun-alun Jember dipastikan padat karena sedikitnya 1.000 orang akan memadati acara tersebut.

Penutupan jalur sekitar alun-alun kembali akan dilakukan mulai sekitar pukul 15.00 WIB, ketika kirab ngunduh mantu pasangan Anang-Ashanty disiapkan. Kirab itu direncanakan pukul 16.00 WIB, antara Pemkab Jember dan Pendapa Wahyawibhawagraha.

Penutupan dan pengalihan arus ini akan dilakukan hingga konser "Artis Pulang Kampung" digelar malam harinya di Alun-alun Jember. "Jalur kami buka lagi setelah acara benar-benar selesai. Kami akan memberikan petunjuk jalur alternatif, dan memberikan arah kepada pengemudi," ujar Kepala Bagian Operasional Polres Jember Kompol Imam Pauji.

Para pengendara diminta memakai jalur alternatif jika ingin memasuki wilayah kota, atau berbelanja di pusat perbelanjaan Jember. Sedangkan bagi warga yang ingin menonton acara ngunduh mantu dan "Artis Pulang Kampung" harus rela berjalan agak jauh dari lokasi acara. Pasalnya, di sekitar alun-alun harus steril dari kendaraan. Sejumlah perempatan dan pertigaan menuju alun-alun ditutup dan warga harus memarkir di lokasi yang telah disediakan.

"Sepeda bisa diparkir antara lain di sekitar Jalan Kartini, di simpang empat SMPN 2, juga di belakang pendapa sekitar stasiun. Karena nanti jalan menuju alun-alun tutup. Oleh karena itu, kami minta maaf kepada warga karena ada pengalihan arus ini," tegas Imam.

Untuk mengamankan acara itu, sedikitnya 576 personel terdiri dari aparat Polri, TNI, Dinas Perhubungan, juga Satpol PP dikerahkan. "Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan semoga acaranya lancar," ungkap Imam.

Sumber :
Surya
Editor :
Eko Hendrawan Sofyan