


JAKARTA, KOMPAS.com -- Dari penuturan pihak keluarga Edwin Prihandono atau Edo, tertangkap kesan mereka tidak merestui Edo menikah dengan Rachel Maryam. Beredar kabar, mereka tidak menyetujui pernikahan pada 16 Desember 2011 di Jakarta itu karena Rachel pernah gagal membina rumah tangga alias berstatus janda. Benarkah?
Ary Khadafy, wakil dari keluarga Edo, mengatakan bahwa mereka menginginkan Edo menikah dengan perempuan yang direstui oleh keluarganya. "Ingin lihat Edo keluar rumah (dengan cara) yang benar. Dalam artian, Edo single, kami ingin dia keluar kami acarain (nikahkan) dengan bagus, kami acarain besar, dan pasangannya pun di-blessed (direstui) keluarga. Tapi, bukan berarti pasangn itu (Rachel) tidak bagus. Kami mau yang lain. Kami mau yang semestinya Edo dapat," papar Ary dalam wawancara di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Ary berbicara pula bahwa Rachel beberapa waktu lalu mengunjungi beberapa aset milik Edo, seperti peternakan di Bogor dan lapangan futsal. "Kami enggak mau berasumsi (bahwa Rachel ingin menguasai aset itu). Tapi, kejadian itu (mengunjungi aset) memang ada. Tapi, kami enggak pikirin masalah itu. Mereka mengunjungi beberapa aset keluarga," lanjut Ary.
Lebih jauh, Ary bertutur bahwa fasilitas untuk Edo, seperti rumah ayah Edo yang selama ini ditempati oleh Edo dan Rachel di kawasan Cibubur, akan ditarik oleh keluarga Edo. "Enggak ada lagi fasilitas buat Edo. Enggak ada maksud apa-apa, biar dia pulang aja," tutupnya.