
JAKARTA, KOMPAS.com -- Pihak grup band GIGI, yang diwakili manajernya, Dhani Pete, mengaku tak begitu merisaukan laporan yang dilayangkan pencipta lagu Yockie Suryoprayogo dan Debby Nasution di Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran hak cipta di konser Kidung Abadi Chrisye, yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, 5 April 2012 lalu.
"Kalau ditanya, ya anak-anak (Armand, Dewa Budjana, I Gusti Erhandy, dan Thomas) sibuk. Tapi polisi tahu harus berbuat apa untuk laporan Mas Yockie," kata Dhani kepada Kompas.com saat dihubungi per telepon di Jakarta, Senin (6/8/2012).
Bila ingin membuat laporan atas masalah tersebut, menurut Dhani akan salah alamat bila Yockie dan Debby ikut melaporkan para penampil di konser tersebut. "Ya itu Mas Yockie salah kalau melaporkan anak-anak," tegas Dhani.
Dhani yakin jika band yang diurusnya dalam manajemen Pos Entertainment itu tidak melakukan pelanggaran. "Kami sudah tahu sistem, kami cuma main, semestinya urusan sudah beres sama penyelenggara. Kalau masalah kontrak GIGI diurus manajemen Pos Entertainment, Jadi kalau ada yang enggak benar kami sudah tunjuk lawyer, kalau kami tidak berkapasitas," jelas Dhani.
"Kami tidak ada yang menyalahi, kalau ada masalah ya semestinya ada di pihak penyelenggara," lanjutnya.
Kalaupun Yockie menuntut Armand untuk menghubunginya sebelum konser digelar, hal tersebut juga dinilai Dhani kurang tepat. "Kalau tahu gitu kenapa enggak dia saja yang menghubungi, kalau di dunia musik itu tidak ada senior-junior. Kalau niatnya silaturahim ya dia duluan yang menghubungi," ujar Dhani.