
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Dik Doank telah menjadi sorotan media karena telah berpoligami. Ia merasa kecewa karena dirinya menjadi bahan pergunjingan selama beberapa hari terakhir ini. Apalagi, kabar itu tersiar dalam bulan Ramadhan.
Bahkan, ia terkesan sangat kesal karena kehidupan pribadinya menjadi sorotan media. Sebab, ia menilai ada orang beristri satu, yang kelihatan setia, tetapi di belakang berbuat selingkuh.
"Orang punya istri satu dilihat setia, tetapi kerjaannya selingkuh. Hai manusia, poligami itu tidak ada diskusi, tidak ada wawancara, tidak ada tanya jawab," seru Dik ketika menjadi pembicara dalam acara yang dihadiri oleh para murid dan guru Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan di kediaman dan sekolah miliknya, Kandank Jurank Doank, Jurang Mangu, Tangerang Selatan, Kamis (9/8/2012).
Ia pun berdoa untuk memerangi kemaksiatan serta menjaga perang kepada pencitraan, kemunafikan, dan kebatilan. Ia tak habis pikir empat hari belakangan digunjingkan karena berpoligami. Ia pun memertanyakan, apakah yang dialaminya itu terjadi karena dosanya besar dan pahalanya sedikit.
"Selama empat hari ini aku digunjingkan, di bulan puasa yang suci. Mungkin karena pahalaku sedikit, dosaku banyak. Seluruh Nusantara menghapus dosa-dosaku. Terima kasih, ya Allah," ucapnya. (Willem Jonata/Anita K Wardhani)