Sabtu, 20 Desember 2014
Terkait Film "Innocence of Muslims", Dewi Perssik Layangkan Protes
Penulis : Ichsan Suhendra | Selasa, 18 September 2012 | 19:06 WIB
|
Share:
ICHSAN SUHENDRA
Dewi Perssik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedangdut Dewi Perssik bersama sejumlah artis lainnya, seperti Pong Harjatmo, yang tergabung dengan International Peace Ambassadors (IPA), melayangkan keberatan terkait beredarnya film Innocence of Muslims, yang bikin gerah umat Muslim di seluruh dunia belakangan ini. Langkah yang ditempuh mereka yakni dengan mengirimkan surat protes kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat.

"Mengecam boleh, tapi jangan anarkis. Lakukanlah sesuatu dengan elegan. Dengan kita mengirimkan nota protes untuk menghentikan dan memblokir film tersebut dari google ataupun youtube," kata DP, begitu pedangdut itu disapa, saat jumpa pers di kawasan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Dalam surat tersebut, IPA meminta Presiden Amerika Serikat Barack Obama agar membuat undang-undang terkait penodaan agama. Mereka juga meminta kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk membuat sebuah konvensi dan aturan mengenai penodaan agama. Tak hanya itu, meminta kepada Nakoula Basseley  atau yang dikenal dengan Sam Bacile untuk meminta maaf kepada seluruh umat beragama dan berjanji tidak akan melakukan hal serupa.

Meski permintaan tersebut terkesan muluk atau terlalu tinggi, tapi mereka yakin bahwa hal tersebut lebih baik daripada melakukan tindakan anarkis.

Terakhir IPA berharap seluruh warga Indonesia bisa meredam emosi. Tak lupa peran tokoh masyarakat dan agama diperlukan untuk menghimbau massanya. "Jadi jangan memprovokasi bagi para pemuka agama dan masyarakat tolong bantu mencegah agar tidak menimbulkan kericuhan," harap DP.



Editor :
Eko Hendrawan Sofyan